Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK: NPL Perbankan Naik Naik Signifikan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) perbankan naik signifikan. Namun, level NPL masih jauh di bawah batas toleransi sebesar 5%.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 10 Juni 2015  |  11:30 WIB
Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK.  - Antara
Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) industri perbankan naik signifikan. Namun, level NPL masih jauh di bawah batas toleransi sebesar 5%.

Nelson Tampubolon, Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK, mengatakan per April 2015 NPL kotor (gross) perbankan mencapai 2,37% atau naik 33 basis poin dibandingkan dengan posisi Desember 2014.

"Kami paham kondisi yang dihadapi industri sedang tidak kondusif," ujarnya di Jakarta, Rabu (10/6/2016).

Sebagaimana diketahui, per April 2015 penyaluran kredit perbankan tumbuh 10,3% menjadi Rp3.747,3 triliun. Pertumbuhan ini lebih lambat dibandingkan posisi yang sama tahun lalu. Perlambatan terjadi seiring pertumbuhan ekonomi yang hanya mencapai 4,7% hingga kuartal I 2015.

Di tengah situasi pertumbuhan kredit yang melambat, Nelson menekankan perbankan harus menjaga tingkat likuiditas dan permodalan.

Menurutnya ini perlu dilakukan agar perbankan profil risiko tetap terjaga."Kalau CAR [rasio kecukupan modal] sudah mepet, parlu diambil langkah sedini mungkin," tukasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit ojk npl
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top