Bank BUMN, Pilot Project Konsolidasi ATM Dipastikan Tahun Ini

Kendati mundur dari rencana awal, pilot project penggabungan anjungan tunai mandiri (ATM) bank-bank milik negara dipastikan mulai berjalan pada tahun ini.
Annisa Sulistyo Rini | 02 September 2015 00:20 WIB
Ilustrasi - JIBIPhoto

Bisnis.com, JAKARTA - Kendati mundur dari rencana awal, pilot project penggabungan anjungan tunai mandiri (ATM) bank-bank milik negara dipastikan mulai berjalan pada tahun ini.

Seperti diketahui pilot project konsolidasi mesin ATM milik 4 bank negara ditargetkan bakal berlangsung pada Juli 2015.

Direktur Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Anggoro Eko Cahyo mengatakan saat ini proses sinergi bank-bank pelat merah masih berjalan dan masih ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dengan matang, seperti masalah settlement atau proses penyelesaian akhir transaksi pembayaran dan sistem teknologi informasi (TI).

Keempat bank, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., dan BNI, yang tergabung dalam Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) akan fokus dalam pilot project yang melibatkan 50 unit mesin ATM terlebih dahulu.

Setelah itu, apabila pilot project berjalan dengan baik, masing-masing bank akan menyumbang masing-masing 200 mesin ATM. "Kami tetap usahakan tahun ini bisa jalan untuk ATM Himbara Link Merah Putih, artinya sudah mulai bisa launching dan tahap awal untuk 50 mesin ATM sudah bisa jalan, itu dulu yang utama," ujarnya di Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Anggoro menjelaskan penentuan nilai tarif transfer antar bank milik negara menjadi penyebab molornya pelaksanaan tahap awal sinergi ATM ini. Namun, saat ini, lanjutnya, sudah ada hitungan terkait nilai tarif transfer tersebut dan telah selesai dibahas.

Apabila sinergi mesin ATM antar bank persero ini telah dilaksanakan, nasabah akan mendapatkan beberapa kemudahan, antara lain nasabah lebih mudah menemukan mesin ATM karena semakin lama ATM Himbara semakin banyak dan juga nasabah membayar tarif yang lebih murah dalam bertransaksi.

Selain nasabah keempat bank Himbara, Anggoro menuturkan konsolidasi mesin ATM ini juga tidak menutup kemungkinan untuk nasabah bank yang menjadi anak perusahaan keempat bank tersebut. Hal ini disebabkan sistem IT bank yang merupakan anak perusahaan masih mengikuti sang induk.

"Untuk BNI Syariah sih karena masih menginduk, saya rasa bisa digunakan di ATM Himbara. Paling tidak ATM Himbara bisa digunakan oleh anak usaha syariah karena basis switching untuk transaksi sama," katanya.

Tag : atm, bank bumn, himbara
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top