Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ATURAN BASEL III: Bank Muamalat akan Sesuaikan Ketentuan

Presiden Direktur Bank Muamalat Endy Abdurrahman mengatakan saat ini capital adequacy ratio (CAR) perusahannya berada pada level 14%. Sementara batasan CAR yang mesti dimiliki bank syariah dengan adanya aturan Basel III tersebut, yakni berkisar 13%-14%.
Ihda Fadila
Ihda Fadila - Bisnis.com 25 September 2015  |  19:38 WIB
Suasana di sebuah kantor Bank Muamalat - Ilustrasi/Bisnis
Suasana di sebuah kantor Bank Muamalat - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. siap menyesuaikan ketentuan permodalan sesuai aturan basel III yang akan diberlakukan tahun depan.

Presiden Direktur Bank Muamalat Endy Abdurrahman mengatakan saat ini capital adequacy ratio (CAR) perusahannya berada pada level 14%. Sementara batasan CAR yang mesti dimiliki bank syariah dengan adanya aturan Basel III tersebut, yakni berkisar 13%-14%.

“Saat ini CAR kita masih di level 14%. Sesuai peraturan OJK,” katanya, Jumat (25/9/2015).

Terkait upaya penambahan modal untuk ketentuan tersebut, Endy mengatakan bakal menyesuaikan dengan kebutuhan yang ditetapkan pemerintah.

“Selama dia masih dalam posisi peraturan pemerintah. Kalau kurang kita tambah,” ujarnya.

Laporan keuangan Bank Muamalat menunjukkan hingga Juni 2015 nilai aset sebesar Rp55,85 triliun, terkoreksi 10,5% dari Rp62,41 triliun pada Desember 2014.

Bank Muamalat pun mencatatkan posisi CAR tergerus 140 bps dari 16,31% pada Juni 2014 menjadi 14,91% pada Juni 2015.

Adapun penyaluran pembiayaan Bank Muamalat sebesar Rp41,37 triliun atau terkoreksi 3,98% dari Rp43,08 triliun pada Desember 2014. Pada pertengahan tahun ini, rasio non-performing financing (NPF) gross perusahaan pun tercatat naik 163 bps dari 3,3% pada Juni 2014 menjadi 4,93%.

Hingga akhir tahun, Endy mengatakan CAR perusahaannya akan berada di kisaran 14,5%-14,7%. Sementara pembiayaan syariah diperkirakan bakal bertumbuh sekitar 10% dengan terus menekan NPF di bawah yang sudah ada sekarang.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

basel iii
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top