Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tingkatkan Kinerja, LPS Gandeng FDIC

Lembaga Penjamin Simpanan menggandeng Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) untuk mendorong kerja sama dan kolaborasi kedua lembaga.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 26 Oktober 2015  |  11:40 WIB
Tingkatkan Kinerja, LPS Gandeng FDIC
Lembaga Penjamin Simpanan. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan menggandeng Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) untuk mendorong kerja sama dan kolaborasi kedua lembaga.

Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan mengatakan kerja sama tersebut guna meningkatkan efektifitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing lembaga dalam memberikan penjaminan simpanan nasabah dan menjaga stabilitas sistem perbankan di masing-masing negara.

"Kerja sama dan pemahaman kedua belah pihak antara LPS dan FDIC merupakan bagian dari upaya LPS dan FDIC untuk meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya," ujarnya seperti yang dikutip Bisnis.com, Senin (26/10/2015).

Nota kesepahaman itu mengatur kerja sama di berbagai bidang di antaranya pertukaran informasi, riset, pelatihan, dan sebagainya.

"Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, selain kerjasama dengan FDIC, LPS juga aktif menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga serupa dari berbagai negara," kata Fauzi.

LPS hingga September 2015 telah membayar klaim simpanan nasabah sebesar Rp771,55 miliar pada 2005 untuk nasabah dari 65 bank yang telah dilikuidasi yakni 1 bank umum dan 64 BPR. Sementara itu, aset LPS per September 2015 mencapai Rp60,99 triliun (unaudited).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lps lembaga penjamin simpanan
Editor : Fatkhul Maskur

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top