Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Insentif Administratif Dianggap Tidak Menarik Bagi Perbankan

Paket insentif perbankan yang rencananya akan dikeluarkan akhir bulan ini nampaknya kurang menarik bagi bank.nn
Eka Chandra Septarini
Eka Chandra Septarini - Bisnis.com 11 Maret 2016  |  20:58 WIB
Insentif Administratif Dianggap Tidak Menarik Bagi Perbankan
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA - Paket insentif perbankan yang rencananya akan dikeluarkan akhir bulan ini nampaknya kurang menarik bagi bank.
 
Paket yang dikeluarkan otoritas rencananya berupa kemudahan dalam pemberian ijin pembukaan cabang serta beberapa kemudahan administratif lainnya.
 
Direktur Utama Indonesian Banking School-Research & Consulting Services Samasta Pradhana menilai insentif perbankan yang ditawarkan jika hanya sebatas insentif administratif akan kurang menarik bagi industri perbankan, harus disiapkan kembali insentif yang lebih menarik.
 
"Misalnya insentif pajak atau kelonggaran tarif, itu akan lebih menarik," ujar Sasmata kepada Bisnis, Jumat (11/3/2016).
 
Sasmata menambahkan, Indonesia akan memiliki daya saing dengan negara tetangga ketika berani menerapkan prinsip efisiensi.
 
"Perbankan itu ibarat bikin roti. Bikin roti Rp5 ribu, dengan efisiensi jadi biayanya Rp3 ribu. Kalau harganya diturunkan sebesar Rp2ribu juga tidak akan terasa," ujar Samasta.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan industri perbankan
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top