Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BNI Syariah Usulkan Ada Skema Baru Pembiayaan KPR

BNI Syariah mengusulkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar ada skema baru pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) sehingga ada perluasan cakupannya.
Karyawan BNI Syariah melayani nasabah, belum lama ini. /Bisnis.com-Abdullah Azzam
Karyawan BNI Syariah melayani nasabah, belum lama ini. /Bisnis.com-Abdullah Azzam

Bisnis.com, MALANG - BNI Syariah mengusulkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar ada skema baru pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) sehingga ada perluasan cakupannya.

Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono mengatakan pembiayaan KPR dimaksud dengan melibatkan bank sepenuhnya dalam pengadaan tanah maupun pembangunan konstruksi rumah.

“Dengan demikian pengembang hanya berfungsi sebagai pelaksana proyek,” ujarnya di Malang, Selasa (6/9/2016).

Dengan tanpa mengeluarkan biaya, pengembang bisa memulai membuka proyek perumahan dengan menggandeng bank, terutama BNI Syariah. BNI Syariah akan membiayai sepenuhnya pembebasan tanah maupun pembangunan konstruksinya dan menjadi aset bank.

Keterlibatan pengembang dalam kaitan kerja sama tersebut, sebagai pelaksana proyek, mulai dari desain rumah, pembangunan konstruksi, hingga pemasarannya.

“Pengembang nantinya memperoleh pendapatan jika unit rumah rumah yang dibangun selesai dan laku dijual. Pengembang memperoleh fee dari keuntungan menjual rumah sesuai dengan perjanjian yang disepakati,” ujarnya.

Dari sisi bank, dengan adanya skema tersebut maka bisa terjadi ekspansi dalam pembiayaan KPR. Bank juga bisa memperoleh untung dari pembangunan rumah, tidak semata dari margin pembiayaan KPR.

Di sisi lain, dengan model pembiayaan KPR seperti itu, maka diharapkan bunga KPR bisa ditekan karena bank tidak melulu mengincar pendapatan dari margin KPR, melainkan juga keuntungan dari penjualan unit rumah. “Dengan demikian, masing-masing akan diuntungkan karena akan mengurangi cost-nya,” ujarnya.

Jika usulan tersebut disetujui dan dikeluarkan Peraturan OJK-nya, produk tersebut akan menjadi keunggulan kompetitif bagi perbankan syariah.

Produk seperti itu dalam konteks perbankan syariah bisa dilaksanakan karena dalam bisnis bank syariah tidak ada pemisahan antara sektor riil dan sektor pembiayaan. Ada kesinambungan keduanya.

BNI Syariah siap jika ditunjuk OJK menjadi proyek percontohan jika nanti produk tersebut diterbitkan POJK-nya. BNI Syariah sudah menjalin kerja sama dengan pengembang pemula maupun pengembang level menengah-bawah.

Pada setiap kantor cabang BNI Syariah, ada puluhan pengembang yang siap bergabung dengan pola kerja sama seperti dimaksud.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Choirul Anam

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper