Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA KUARTAL III/2016: Premi BNI Life Tumbuh 66%

Sejumlah perusahaan asuransi jiwa yang merupakan anak usaha bank mencatatkan pertumbuhan premi yang signifikan sampai dengan kuartal ketiga tahun ini.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 31 Oktober 2016  |  21:53 WIB

Bisnis.com,JAKARTA— Sejumlah perusahaan asuransi jiwa yang merupakan anak usaha bank mencatatkan pertumbuhan premi yang signifikan sampai dengan kuartal ketiga tahun ini.

Salah satu perusahaan asuransi jiwa yang mencatatkan pertumbuhan signifikan ialah PT BNI Life Insurance (BNI Life) yang sampai dengan kuartal III/2016 berhasil membukukan premi Rp3,4 triliun.

Wakil Direktur Utama BNI Life Geger N. Maulana mengatakan realisasi tersebut tumbuh sebesar 66% jika dibandingkan pendapatan premi pada periode yang sama tahun lalu.

“Dari total pendapatan premi, kontribusi dari penjualan produk unit-linked sekitar 30—40%. Sementara, sisanya berasal dari produk tradisonal untuk segmen individu maupun kumpulan,” kata Geger kepada Bisnis, Senin (31/10/2016).

Menurutnya, pertumbuhan premi yang signifikan dipicu oleh realisasi pengembangan bisnis yang dilakukan seperti pengembangan produk, peningkatan pelayanan dan perluasan saluran distribusi.

Terkait pengembangan produk, dia mengungkapkan perseroan telah meluncurkan beberapa produk baru yang dikemas ulang dari produk yang lama. Selain itu, anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI ini juga telah melakukan terobosan untuk memberikan kemudahan dalam pengajuan klaim hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.

Upaya penambahan tenaga pemasaran yang dilakukan juga dinilai memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan premi perusahaan. Untuk tenaga pemasar pada jalur bancassurance dan keagenan, kami akan meningkatkan jumlahnya dari yang saat ini jumlahnya lebih dari 2.000 orang menjadi 4.500 orang sampai dengan akhir tahun ini.

Sebelumnya, Direktur Utama BNI Life Budi T.A. Tampubolon menyatakan dari total pendapatan premi yang diperoleh perusahaan, kontribusi terbesar masih berasal dari saluran bancassurance dengan porsi mencapai 80%, dan 20% sisanya dari saluran distribusi lainnya.

Adapun, kemitraan dalam melakukan pemasaran melalui saluran bancassurance saat ini baru dilakukan dengan BNI selaku induk usaha. Berbagai layanan dan informasi mengenai produk asuransi jiwa dari BNI Life bisa diakses nasabah yang tersebar di 15 kantor wilayah BNI di seluruh Indonesia.

Sementara itu, berdasarkan ikhtisar keuangan industri asuransi jiwa yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per September 2016, pendapatan premi industri mengalami pertumbuhan sebesar 21,33% secara yoy.

Sampai dengan September 2016 pendapatan premi industri asuransi jiwa tercatat mencapai Rp95,64 triliun atau meningkat dibandingkan pendapatan premi pada periode yang sama tahun lalu yaitu Rp78,83 triliun.

Bisnis.com,JAKARTA—Sejumlah perusahaan asuransi jiwa yang merupakan anak usaha bank mencatatkan pertumbuhan premi yang signifikan sampai dengan kuartal ketiga tahun ini.
 
Salah satu perusahaan asuransi jiwa yang mencatatkan pertumbuhan signifikan ialah PT BNI Life Insurance (BNI Life) yang sampai dengan kuartal III/2016 berhasil membukukan premi Rp3,4 triliun.
 
Wakil Direktur Utama BNI Life Geger N. Maulana mengatakan realisasi tersebut tumbuh sebesar 66% jika dibandingkan pendapatan premi pada periode yang sama tahun lalu.
 
“Dari total pendapatan premi, kontribusi dari penjualan produk unit-linked sekitar 30—40%. Sementara, sisanya berasal dari produk tradisonal untuk segmen individu maupun kumpulan,” kata Geger kepada Bisnis, Senin (31/10/2016).
 
Menurutnya, pertumbuhan premi yang signifikan dipicu oleh realisasi pengembangan bisnis yang dilakukan seperti pengembangan produk, peningkatan pelayanan dan perluasan saluran distribusi.
 
Terkait pengembangan produk, dia mengungkapkan perseroan telah meluncurkan beberapa produk baru yang dikemas ulang dari produk yang lama. Selain itu, anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI ini juga telah melakukan terobosan untuk memberikan kemudahan dalam pengajuan klaim hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.
 
Upaya penambahan tenaga pemasaran yang dilakukan juga dinilai memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan premi perusahaan. Untuk tenaga pemasar pada jalur bancassurance dan keagenan, kami akan meningkatkan jumlahnya dari yang saat ini jumlahnya lebih dari 2.000 orang menjadi 4.500 orang sampai dengan akhir tahun ini.
 
Sebelumnya, Direktur Utama BNI Life Budi T.A. Tampubolon menyatakan dari total pendapatan premi yang diperoleh perusahaan, kontribusi terbesar masih berasal dari saluran bancassurance dengan porsi mencapai 80%, dan 20% sisanya dari saluran distribusi lainnya.
 
Adapun, kemitraan dalam melakukan pemasaran melalui saluran bancassurance saat ini baru dilakukan dengan BNI selaku induk usaha. Berbagai layanan dan informasi mengenai produk asuransi jiwa dari BNI Life bisa diakses nasabah yang tersebar di 15 kantor wilayah BNI di seluruh Indonesia.
 
Sementara itu, berdasarkan ikhtisar keuangan industri asuransi jiwa yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per September 2016, pendapatan premi industri mengalami pertumbuhan sebesar 21,33% secara yoy.
 
 
Sampai dengan September 2016 pendapatan premi industri asuransi jiwa tercatat mencapai Rp95,64 triliun atau meningkat dibandingkan pendapatan premi pada periode yang sama tahun lalu yaitu Rp78,83 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni life premi asuransi
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top