Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waskita Beton (WSBP) Kerek Target Laba 2017

Korporasi beton, PT Waskita Beton Precast Tbk., meningkatkan target laba bersih menjadi Rp1,17 triliun pada 2017 atau meningkat sekitar 13% dibandingkan dengan target awal serta pendapatan usaha Rp7,71 triliun atau meningkat 4% dari target awal.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 20 Januari 2017  |  06:00 WIB
/waskita.co.id
/waskita.co.id

Bisnis.com, JAKARTA----  Korporasi beton, PT Waskita Beton Precast Tbk., meningkatkan target laba bersih menjadi Rp1,17 triliun pada 2017 atau meningkat sekitar 13% dibandingkan dengan target awal serta pendapatan Rp7,71 triliun atau meningkat 4% dari target awal.

Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana mengatakan revisi target kinerja itu dilakukan setelah perseroan membukukan nilai kontrak baru (NKB) yang melampaui target tahun 2016.

‘’Nilai kontrak baru yang diperoleh sepanjang tahun 2016 adalah sekitar Rp12,2 triliun, nilai tersebut setara dengan 154 % dari target tahun 2016 sekitar Rp7,9 triliun,’’ katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/1).

Perusahaan mengincar kontrak baru Rp12,3 triliun sepanjang 2017 atau meningkat 50% dibandingkan dengan target awal Rp8 triliun pada 2016 atau meningkat relatif tipis dibandingkan dengan realisasi Rp12,2 triliun pada 2016.

Proyek jalan tol terbaru yang diperoleh antaranya jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar, jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung, jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, jalan tol Terbanggi Besar-Kayu Agung serta jalan tol Salatiga-Boyolali yang merupakan lanjutan dari jalan tol Semarang-Bawen-Salatiga.

Proyek jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung merupakan salah satu proyek jalan tol yang dimiliki dan dikerjakan oleh Waskita Karya. Ruas tersebut nantinya akan tersambung dengan Terbanggi Besar-Kayu Agung.

Sampai dengan Desember 2016, Waskita Beton Precast memiliki total 10 pabrik produksi dengan total kapasitas produksi sebesar 2,6 juta ton dan 41 batching plant yang tersebar di seluruh lokasi proyek.

Adapun, lokasi-lokasi pabrik perseroan antara lain di Karawang, Sadang, Cibitung, Subang, Kalijati, Bojonegara, Klaten, Sidoarjo, dan 2 pabrik yang berlokasi di Palembang (Soekarno-Hatta dan Gasing).

Sampai dengan akhir 2017, Waskita Beton Precast akan menambah 2 pabrik precast baru sehingga perusahaan  memiliki 12 pabrik serta jumlah batching plant meningkat menjadi 83 unit atau bertambah sebanyak 42 unit sepanjang 2017.

Sebagai gambaran, perusahaan telah membukukan pendapatan usaha Rp3,06 triliun pada Januari-September 2016 atau meningkat 89,72% dibandingkan dengan Rp1,61 triliun pada periode yang sama 2015.

Perseroan membukukan laba periode tahun berjalan Rp391,98 miliar pada Januari-September 2016 atau meningkat 85,6% dibandingkan dengan Rp211,12 miliar pada periode yang sama 2015.

Pada akhir Desember 2016, Waskita Beton Precast memperkirakan pendapatan usaha sebesar Rp4,7 triliun dan laba bersih Rp620 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita beton precast
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top