Bank Dinar Jaga Kualitas Kredit UMKM

Direktur Utama PT Bank Dinar Tbk. (Bank Dinar) Hendra Lie mengatakan permintaan kredit dari sektor usaha kecil dan menengah hingga April 2017 masih belum menggeliat.
Dini Hariyanti | 14 Mei 2017 20:27 WIB
Bank Dinar - Antara

 

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Dinar Tbk. (Bank Dinar) Hendra Lie mengatakan permintaan kredit dari sektor usaha kecil dan menengah hingga April 2017 masih belum menggeliat.

Permintaan terhadap kredit baru belum menunjukkan peningkatan, bahkan dari kelompok pengusaha kecil yang bergerak di sektor perdagangan, yang selama ini menjadi kontributor utama penyaluran kredit UMKM.

“Sudah hampir dua tahun ini, rerata permintaan kredit UKM itu dari nasabah-nasabah lama atau carry over dari bank lain,” tuturnya kepada Bisnis, Minggu (14/5/2017).

Kendati masih landai dan bahkan menurun di awal tahun, Hendra meyakini kredit kepada segmen nasabah UMKM, khususnya ke sektor perdagangan, akan mulai menggeliat pada akhir kuartal kedua tahun ini karena menjelang hari raya idulfitri.

“Yang kami rasakan pun memasuki Mei sebetulnya mulai ada geliat lebih kencang,” katanya.

Di tengah lesunya permintaan kredit, Bank Dinar berupaya menjaga kontribusi kredit ke segmen nasabah ini berada di atas 20% dari total kredit yang disalurkan. Sepanjang tahun ini diproyeksikan porsi kredit UMKM dapat berada pada kisaran 22,5% dari total kredit.

Per 17 April 2017, nilai outstanding kredit Bank Dinar ke segmen nasabah UMKM tercatat senilai Rp325 miliar atau setara dengan 24,9% dari total kredit. Hingga akhir tahun, ekspansi kredit ke segmen ini akan tetap dilakukan dengan memperhatikan manajemen risiko.

Perseroan menargetkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) berada di level yang terjaga. Hingga April 2017, rasio NPL net tercatat sebesar 1,3%.

Tag : bank dinar
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top