Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jumat (14/7) Pagi, Kurs Dolar AS Bervariasi

Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis (13/7/2017) atau Jumat (14/7/2017) pagi, karena para investor memilah sejumlah data ekonomi terbaru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Juli 2017  |  06:44 WIB
Uang dolar AS. - JIBI/Abdullah Azzam
Uang dolar AS. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis (13/7/2017) atau Jumat (14/7/2017) pagi, karena para investor memilah sejumlah data ekonomi terbaru.

Dalam pekan yang berakhir 8 Juli, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal disesuaikan secara musiman mencapai 247.000, turun 3.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Kamis (13/7/2017), lapor Xinhua.

Dalam laporan terpisah, departemen tersebut mengatakan bahwa Indeks Harga Produsen yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir meningkat 0,1 persen pada Juni, di atas ekspektasi para ekonom. Harga permintaan akhir tidak berubah pada Mei dan naik 0,5 persen pada April.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1400 dolar AS dari 1,1416 dolar AS, dan poundsterling Inggris naik menjadi 1,2939 dolar AS dari 1,2890 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia bertambah menjadi 0,7731 dolar AS dari 0,7679 dolar AS.

Dolar AS dibeli 113,21 yen Jepang, lebih rendah dari 113,25 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9671 franc Swiss dari 0,9652 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,2727 dolar Kanada dari 1,2720 dolar Kanada.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs dolar

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top