Meski Industri Lesu, Asuransi Astra Bisa Tumbuh 5%

CEO PT Asuransi Astra Buana atau Asuransi Astra Rudy Chen mengatakan pendapatan premi hingga akhir kuartal III/2017 dapat tumbuh 5% di tengah lesunya bisnis industri asuransi umum.
Asteria Desi Kartika Sari | 10 November 2017 20:07 WIB
Chief Executive Officer Asuransi Astra Rudy Chen memberikan penjelasan mengenai layanan baru dengan nama Garda Oto Digital saat peluncuran, di Jakarta, Selasa (10/10/2017). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA-- CEO PT Asuransi Astra Buana atau Asuransi Astra Rudy Chen mengatakan pendapatan premi hingga akhir kuartal III/2017 dapat tumbuh 5% di tengah lesunya bisnis industri asuransi umum.

Dia mengatakan pertumbuhan tersebut terjadi di semua lini bisnis, baik ritel ataupun komersial maupun kesehatan.

Meskipun industri asuransi umum terjadi penurunan sebasar 4% lantaran kondisi otomotif nasional belum cukup kondusif, pihaknya mengklaim Asuransi Astra masih mencatatkan kinerja positif.

Sebelumnya, hingga akhir Agustus 2017 pihaknya meraup premi bruto senilai Rp2,8 triliun atau bertumbuh dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk meningkatkan layanan kepada nasabah, Rudy mengatakan pihaknya telah meluncurkan Garda Oto Digital. Layanan anyar tersebut, jelasnya, menawarkan cara baru berasuransi di era digital.

Dia mengatakan layanan eksklusif yang awalnya dapat dinikmati masyarakat di Jakarta itu akan sangat memudahkan nasabah sejak membeli produk hingga melakukan klaim.

“Akuisisi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja dan begitu juga klaim. Bisa langsung disurvei, kendaraan dibawakan ke bengkel dan diantarkan kembali ke konsumen,” jelas Rudi kepada Bisnis, Jumat (10/11/2017) saat ditemui di kantor Asuransi Astra.

Selain layanan baru itu, Rudy mengatakan pihaknya menyempurnakan dua aplikasi mobile, yaitu Garda Mobile Otocare v3.0 dan Garda Mobile Medcare v2.0.

Aplikasi itu memberikan fitur-fitur terbaru yang dapat dinikmati pelanggan dan calon pelanggan, khususnya komunitas.Kendati begitu, dia menilai pihaknya tidak mematok target tertentu dengan peluncuran layanan tersebut.

“Peningkatan premi tidak menjadi tujuan utama peluncuran ini, tetapi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berasuransi,” ungkapnya.

Tag : asuransi
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top