Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mantan Dirut BEI Ini Jadi Bagian Satgas IPO BUMN

Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito menjadi bagian dari tim satuan tugas penawaran umum perdana saham BUMN.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 22 Maret 2018  |  14:08 WIB
Direktur Utama yang baru PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio (kiri), dan mantan Direktur Utama Ito Warsito berfoto bersama seusai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (25/5). - JIBI/Dedi Gunawan
Direktur Utama yang baru PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio (kiri), dan mantan Direktur Utama Ito Warsito berfoto bersama seusai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (25/5). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito menjadi bagian dari tim satuan tugas penawaran umum perdana saham BUMN.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Aloysius Kiik Ro menjelaskan bahwa satuan tugas (Satgas) penawaran umum perdana saham (IPO) BUMN berisikan para ahli di bidangnya. Salah satu anggota tim tersebut yakni Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito.

Selain dari pasar modal, sambungnya, Kementerian BUMN juga menggandeng dua ekonom yakni Rimawan Pradiptyo dan Raden Pardede. Selain itu, dia menyebut juga didampingi oleh Asisten Deputi di setiap Kedeputian yang ada di Kementerian BUMN.

“Tugas satgas untuk memberikan tambahan rekomendasi supaya memastikan IPO anak usaha BUMN sukses,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (21/3/2018).

Aloysius menilai kesuksesan IPO BUMN akan terlihat dari target serapan dana yang dicapai serta harga yang tepat. Jadi, harga saham yang dilepas tidak terlalu mahal atau tidak terlalu murah. “Diharapkan kinerja saham setelah IPO tidak menjadi jomplang,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa rekomendasi yang dikeluarkan Satgas akan menjadi pertimbangan bagi Menteri BUMN. Pasalnya, rencana IPO anak usaha pelat merah biasanya akan dibahas dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) entitas induk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn ipo
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top