Laba Bersih BTN Syariah Tumbuh 24,02%

Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sepanjang Triwulan I/2018 berhasil mencatatkan kinerja yang positif, sejalan dengan kinerja bank umum berkode saham BBTN tersebut pada triwulan pertama tahun ini.
Puput Ady Sukarno | 24 April 2018 18:37 WIB
Suarana di konter syariah Bank BTN. - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sepanjang triwulan I/2018 berhasil mencatatkan kinerja yang positif, sejalan dengan kinerja bank umum berkode saham BBTN tersebut.

Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengatakan laba bersih UUS Bank BTN tumbuh 24,02% yoy dari Rp93,79 miliar menjadi Rp116,32 miliar pada akhir Maret 2018.

"Sejalan dengan kinerja positif Bank BTN, Unit Usaha Syariah (UUS) perseroan pun mencatatkan penyaluran yang positif. Kinerja penyaluran pembiayaan tersebut turut menyumbang laba bersih UUS Bank BTN tumbuh signifikan," ujarnya, Selasa (24/4).

Menurutnya, pencapaian laba bersih BTN Syariah tersebut ditopang oleh kenaikan penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp18,8 triliun. Jumlah tersebut naik 26,89% dari tahun sebelumnya yang hanya Rp14,81 triliun.

Meningkatnya realisasi pembiayaan tersebut juga sejalan dengan membaiknya dari rasio pembiayaan bermasalah (non-performing Financial/NPF) yang masih terjaga di level 1,02% per Maret 2018.

Sejalan dengan pembiayaan yang terus membaik, BTN Syariah juga mencatatkan kenaikan raihan Dana Pihak Ketiga (DPK). Per Maret 2018, DPK BTN Syariah tercatat naik sebesar 28,82% atau sekitar Rp18,72 triliun.

"DPK yang dihimpun BTN Syariah juga meningkat 28,82% yoy dari Rp14,53 triliun pada akhir Maret 2017 menjadi Rp18,72 triliun di periode yang sama tahun berikutnya," jelasnya.

Atas kinerja positifnya tersebut, Bank BTN Syariah mencatatkan peningkatan nilai aset sebesar 31,03%. Atau sekitar Rp23,31 triliun.

"Pertumbuhan pembiayaan juga turut mengerek naik aset BTN Syariah menjadi sebesar Rp23,31 triliun per triwulan I/2018 atau naik 31,03% yoy dari Rp17,79 triliun di triwulan l/2017," kata Maryono.

Direktur BTN Budi Satria menambahkan melihat pertumbuhan penyaluran pembiayaan UUS BTN Syariah yang signifikan tersebut, pihaknya juga optimistis kinerja pada triwulan triwulan mendatang akan semakin terus meningkat.

"Raihan kinerja yang positif BTN Syariah di triwulan I/2018 ini tentu banyak faktor pendorongnya, seperti misalnya penerapan prudential banking dalam melakukan pembiayaan dan juga program-program penjualan yang dilaksanakan secara terintegrasi," ujarnnya.

Pihaknya memprediksikan kinerja pada triwulan II/2018 masih akan tumbuh positif, minimal sama dengan capaian triwulan I/2018.

"Triwulan II/2018 nanti kita prediksi masih akan tumbuh minimal sama dengan triwulan yang lalu," tegasnya.

Tag : btn syariah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top