Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEB Hana Tahan Kenaikan Suku Bunga

Bisnis.com, JAKARTA PT Bank KEB Hana menyatakan belum ada rencana menaikkan suku bunga simpanan maupun suku bunga kredit dalam waktu dekat, selama kondisi likuiditas perseroan masih mendukung.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 01 Mei 2018  |  21:00 WIB
Karyawan melayani nasabah di ruang layanan Priority Banking kantor PT Bank KEB Hana. - .Bisnis/Endang Muchtar
Karyawan melayani nasabah di ruang layanan Priority Banking kantor PT Bank KEB Hana. - .Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank KEB Hana menyatakan belum ada rencana menaikkan suku bunga simpanan maupun suku bunga kredit dalam waktu dekat, selama kondisi likuiditas perseroan masih mendukung.

Direktur Bank KEB Hana ayu Wisnu Wardhana mengatakan, saat ini perseroan masih mempertahankan suku bunga dana simpanan yang relatif rendah.

"Sejauh ini kami masih menikmati kelebihan dana pihak ketiga dengan suku bunga rendah hingga kira-kira tiga bulan ke depan," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (1/4/2018).

Sampai dengan kuartal I/2018 suku bunga dana deposito bank asal Korea Selatan tersebut tercatat dalam kisaran 5% - 6,5% dan berangsur turun menjadi kisaran 4,5% - 6% pada akhir April 2018.

Wisnu menambahkan, jika Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan tentunya akan berimbas pada pasar dan selanjutnya pada Bank KEB Hana.

Meskipun Lembaga Penjamin Simpanan memprediksi suku bunga simpanan akan mengalami peningkatan, Bayu mengatakan perseroan belum memiliki rencana untuk menaikkan suku bunga khususnya untuk dana deposito dalam waktu dekat.

"Kami masih menunggu reaksi BI dan pasar," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Suku Bunga bank keb hana
Editor : Farodilah Muqoddam

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top