Asabri Memprediksikan Klaim Asuransi Meningkat di Tahun Politik

PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri memprediksi nilai klaim akan meningkat di tahun politik seiring dengan tensi politik yang meningkat.
Azizah Nur Alfi | 21 Mei 2018 12:45 WIB
Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri memprediksi nilai klaim akan meningkat di tahun politik seiring dengan tensi politik yang meningkat. 
 
Direktur Keuangan Asabri Heri Setianto memprediksi total klaim perseroan dapat meningkat pada 2018 dan 2019 seiring banyaknya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum. Pada tahun tersebut, kata dia, tensi keamanan meningkat. 
 
Meski demikian, dia tidak menyebutkan persentase potensi peningkatan klaim sepanjang tahun politik ini. Heri mengatakan, perseroan telah menghitung probabilitas total klaim dalam jangka panjang. 
 
"Tahun ini dan tahun depan banyak pilkada dan pemilu, kita prediksi klaim akan meningkat," katanya, dikutip Bisnis.com Senin (21/5/2018). 
 
Lebih lanjut, perseroan telah menyerahkan santunan kepada keluarga korban yang meninggal akibat serangan teroris di Rutan Mako Brimob dan Mapolda Riau senilai total Rp3,01 miliar. Ada 6 korban yang meninggal akibat serangan teroris di Rutan Mako Brimob dan 1 korban di Mapolda Riau. 
 
Di samping itu, ahli waris korban akan memperoleh tabungan hari tua yang jumlahnya sesuai dengan masa kerja masing-masing. Ahli waris juga akan mendapatkan pensiunan bulanan.
 
"Itu [korban ledakan bom di Surabaya] masuk program jaminan kecelakaan kerja. Kalau kecelakaan kerja, kami cover perawatan. Kalau meninggal karena serangan langsung lawan misal karena teroris, bandar narkoba, penjahat, dll, kami menyebut gugur dengan santunan Rp400 juta," sebutnya. 
 
Tag : asabri
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top