Dukung Literasi Keuangan Syariah, Pegadaian Serahkan Rp1,7 Miliar ke 17 Pesantren

PT Pegadaian (Persero) mengunjungi 17 pondok pesantren di Jawa Timur untuk menyerahkan Dana Kesejahteraan Umat (DKU) senilai Rp1,7 miliar guna dukung literasi keuangan beebasis syariah.
Nindya Aldila | 23 Mei 2018 13:45 WIB
Direktur Utama Pegadaian Sunarso melakukan Safari Ramadhan dan diterima oleh KH Abdul Hakim Mahfud, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada 23 Mei 2018.

Bisnis.com SURABAYA -- PT Pegadaian (Persero) mengunjungi 17 pondok pesantren di Jawa Timur untuk menyerahkan Dana Kesejahteraan Umat (DKU)  senilai Rp1,7 miliar guna dukung literasi keuangan beebasis syariah.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso mengatakan Dana Kesejahteraan Umat ini merupakan bagian dari pembinaan dan pemberdayaan ekonomi umat khususnya di pondok pesantren yang Pegadaian lakukan. 

Program ini diharapkan dapat membantu berbagai kegiatan di pondok pesantren sebagai wadah membangun santri-santri yang berkualitas.

Dia menegaskan bahwa Safari Ramadhan dan penyerahan DKU ini merupakan komitmen Pegadaian sebagai wujud kepedulian kepada lembaga-lembaga pendidikan yang konsen dalam pembinaan umat Islam.

"Kami berharap program ini juga dalam upaya mendekatkan diri dan literasi, serta inklusi keuangan syariah utamanya produk-produk Pegadaian Syariah dengan santri-santri di pondok pesantren, sehingga program ini dapat memperluas basis nasabah kami hingga kalangan milenial," ungkap Sunarso seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (23/5/2018).

Sunarso menambahkan Safari Ramadhan ini juga merupakan bagian kegiatan literasi keuangan syariah yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan kemauan masyarakat dalam memanfaatkan produk-produk Pegadaian Syariah sebagai solusi kebutuhan keuangan. 

"Pegadaian memiliki tanggungjawab untuk terus melakukan literasi dan inklusi keuangan syariah kepada masyarakat," tuturnya. 

Belum lama ini Pegadaian meluncurkan Pegadaian Digital Service (PDS) Gadai Tanpa Bunga dan Agen Pegadaian. Layanan Gadai Tanpa Bunga ini dihadirkan untuk membantu anak-anak muda seperti  mahasiswa dan masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mereka yang membutuhkan dana kecil.

Sunarso menambahkan peluncuran dua layanan baru itu menjadi cara bagi perusahaan untuk mendukung program inklusi keuangan dan memperluas jangkauan sekaligus mempermudah pelayanan kepada nasabah. 

"Dengan aplikasi ini diharapkan kami dapat meningkatkan jumlah nasabah yang dilayani menjadi 11,5 juta nasabah pada tahun ini. Selain untuk pemberdayaan ekonomi umat," katanya.

Sementara itu, kinerja gadai syariah Pegadaian pada 2017 naik 6,05% dibandingkan dengan 2016.  Diharapkan gadai syariah akan bertumbuh pada  tahun dengan memperbanyak outlet berbasis syariah.

Tag : Pondok Pesantren, Pegadaian
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top