Aswata Bakal Tambah Porsi Deposito

PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) berencana menambah investasi pada instrumen deposito pada semester II/2018 sejalan dengan imbal hasil yang menarik setelah kenaikan suku bunga bank sentral.
Azizah Nur Alfi | 20 Juli 2018 21:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) berencana menambah investasi pada instrumen deposito pada semester II/2018 sejalan dengan imbal hasil yang menarik setelah kenaikan suku bunga bank sentral.

Direktur Utama PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) Christian Wirawan Wanandi menyampaikan, perseroan berencana menambah investasi pada instrumen deposito pada semester II/2018. Nilai investasi di instrumen deposito akan bertambah sekitar 10%-20%.

Portofolio investasi Aswata saat ini masih didominasi oleh deposito sebesar 40% dan Surat Berharga Negara 30% terhadap total jumlah investasi, sedangkan 30% lainnya tersebar di obligasi, reksadana, dan saham.

Dengan menambah investasi di deposito, dia berharap portofolio deposito akan meningkat menjadi 45%-55%.

Dia membenarkan, rencana menambah porsi investasi di instrumen deposito karena imbal hasil yang menarik setelah kenaikan suku bunga bank sentral.

"Porsi deposito kami akan bertambah. Kami naikkan 10%-20%. Tergantung suku bunga naik lagi atau tidak," katanya pada Kamis (19/7/2018).

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe membenarkan, imbal hasil deposito yang menarik bakal mendorong perusahaan asuransi umum untuk menambah porsi investasi depositonya.

Penambahan porsi investasi dilakukan hingga batas yang telah ditentukan dalam regulasi penempatan investasi.

"Benar, sampai batas yang ditentukan dalam regulasi penempatan investasi," katanya, Kamis (19/8/3018).

Tag : asuransi umum, asuransi wahana tata
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top