Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendapatan Bunga Menipis, Bank Mayapada Genjot 20 Persen Pendapatan FBI

Bank Mayapada Internasional menargeatkan partumbuhan pendapatan fee based income (FBI) 20% tahun ini untuk mengkompensai pendapatan bunga yang terus menipis.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 07 Oktober 2018  |  15:03 WIB
Bank Mayapada - Ilustrasi/Bisnis.com/David Eka Issetiabudi
Bank Mayapada - Ilustrasi/Bisnis.com/David Eka Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Mayapada Internasional menargeatkan partumbuhan pendapatan fee based income (FBI) 20% tahun ini untuk mengkompensai pendapatan bunga yang terus menipis.

Bank lain, PT Bank Mayapada Internasional Tbk. mengatakan upaya menggejot pendapatan fee based income (FBI) sebagai langkah antisipasi mengerusnya margin bunga bersih atau net interset margin (NIM) akibat kenaikan suku bunga deposito.

Presiden Direktur PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Hariyono Tjahjarijadi mengatakan dengan masih adanya resiko kenaikan suku bunga acuan pihaknya masih akan mempertahankan NIM sama seperti sekarang atau di posisi 4,5% sampai akhir tahun.

"Kami masih menargetkan FBI tumbuh 20%, mengingat kami start juga dari nominal yang relatif kecil," ujarnya.

Sementara itu dalam laporan keuangan periode Agustus 2018, pendapatan operasional selain bunga sebesar Rp92,02 miliar. Nilai ini meningkat 143,37% yoy dibandingkan posisi yang sama tahun lalu hanya Rp37,81 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fee based income
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top