Cigna Luncurkan Produk Asuransi Jiwa Berjangka

JAKARTA – PT Asuransi Cigna mengeluarkan produk asuransi jiwa berjangka bernama Cigna Exclusive Protection Plus dengan manfaat pengembalian premi ke nasabah sebesar 160% jika pada akhir masa perlindungan tidak ada klaim.
Leo Dwi Jatmiko | 23 Oktober 2018 21:28 WIB
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Cigna Indonesia Herlin Sutanto (kiri) disaksikan Pengamat Sosial Devie Rachmawati memberikan penjelasan pada peluncuran produk Cigna Exclusive Protection Plus, di Jakarta, Selasa (23/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

JAKARTA – PT Asuransi Cigna mengeluarkan produk asuransi jiwa berjangka bernama Cigna Exclusive Protection Plus dengan manfaat pengembalian premi ke nasabah sebesar 160% jika pada akhir masa perlindungan tidak ada klaim.

Presiden Direktur & CEO Cigna Indonesia Herlin Sutanto mengatakan, produk ini juga menawarkan beberapa keunggulan lain seperti paket perlindungan jiwa hingga Rp20 miliar dan perlindungan selama 15 tahun dengan pembayaran premi cukup lima tahun.

Herlin mengungkapkan orang yang telah berkeluarga menjadi sasaran utama produk ini karena dinilai memiliki rencana keuangan yang lebih matang dibandingkan dengan yang belum berkeluarga. Adapun harga premi per bulan yang ditawarkan oleh Cigna sebesar Rp702.000.

“Untuk yang belum berkeluarga boleh, tapi kami lihat bagi mereka yang telah berkeluarga, merencanakan keuangan merupakan suatu gaya hidup,” kata Herlin, Selasa (23/10).

Herlin menambahkan dalam mendistribusikan produk ini, Cigna  mengandalkan jalur keagenan dengan metode tatap muka. Cigna memanfaatkan 500.000 agen yang dimilikinya untuk memasarkan Protection Plus ke seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Menurut Herlin, produk asuransi ini merupakan salah satu yang terbaik di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, alasannya, pengembalian premi yang ditawarkan adalah yang terbesar untuk sebuah produk asuransi jiwa.

“Produk ini mampu membantu masyarakat untuk menabung meski ini sebenarnya produk proteksi, tapi kalau mereka membutuhkan di tahun ke 8 dan ke 15 bisa diambil,” kata Herlin.

Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani menargetkan penjualan produk 30% lebih tinggi dari penjualan 2018, namun sayangnya, Dini enggan menyebutkan kondisi penjualan produk asuransi Cigna saat ini.

Untuk diketahui, jumlah investasi PT Asuransi Cigna Indonesia pada 2017 sebesar Rp1,329 triliun, angka ini 1,45% dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar Rp1.310 triliun.

Pendapatan premi pada 2017 sebesar Rp1,138 triliun, angka ini naik tipis 3,45% dibandingkan dengan 2016 yang sebesar Rp1,1 triliun.

Kemudian untuk beban klaim Cigna Indonesia mencatat klaim sebesar Rp319 miliar,angka ini turun 20,64% dibandingkan dengan tahun 2016 yang sebesar Rp402 miliar.

Selain itu untuk laba komprehensif 2017 tercatat sebesar Rp36 miliar, dengan Rasio Risk Based Capital sebesar 784%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi cigna

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top