Kejar Target Rp500 miliar, Asetku Incar Izin Layanan Peer-to-Peer Lending Syariah

Penyelenggara peer-to-peer (P2P) lending PT Pintar Inovasi Digital (Asetku) menargetkan penyaluran pinjaman dapat mencapai Rp500 miliar hingga akhir 2019.
Nindya Aldila | 11 Februari 2019 19:46 WIB
Andrisyah Tauladan - Asetku - Bisnis/Nindya Aldila

Bisnis.com JAKARTA -- Penyelenggara peer-to-peer (P2P) lending PT Pintar Inovasi Digital (Asetku) menargetkan penyaluran pinjaman dapat mencapai Rp500 miliar hingga akhir 2019.

Direktur Asetku Andrisyah Tauladan mengatakan sepanjang 2018, Asetku telah menyalurkan Rp215 miliar kepada sekitar 200.000 peminjam. Non performing loan (NPL) Asetku tercatat masih 0%.

“Hingga kini, jumlah pendanaan yang berhasil disalurkan kepada peminjam sudah lebih dari Rp200 miliar. Asetku menargetkan mulai kuartal II tahun ini penyaluran dana peminjam mencapai Rp500 miliar setiap bulannya,” katanya, Senin (11/2).

Target pertumbuhan pembiayaan tersebut sejalan dengan target pendanaan dari lender yang saat ini jumlahnya mencapai 4.000 akun. Asetku juga telah berhasil membagikan imbal hasil 100% pada 2018.

Pendanaan di platform Asetku dimulai di angka yang cukup tinggi dibanding platform lainnya, yakni Rp2 juta. Adapun return yang ditawarkan mencapai 20%--24%.

Untuk memperbesar pendanaan, Asetku juga akan segera meluncurkan pendanaan berbasis syariah. Hal ini lantaran banyak permintaan dari masyarakat untuk memfasilitasi pendanaan syariah.

Saat ini Asetku masih mengurus persetujuan akad dengan berbagai regulator seperti Dewan Syariah Nasional (DSN) dan OJK. Dia berharap, produk syariah dapat dirilis pada semester II/2019.

“Tahun ini, Asetku juga akan mengeluarkan Asetku syariah dan asetku untuk lender institusi. Kami harus berhati-agar perusahaan bisa berpartisipasi, maka target kami tinggi,” ujarnya.

Sebagai informasi, Asetku berafiliasi dengan perusahaan pembiayaan yang fokus di Asia Tenggara PT Akulaku Finance Indonesia (Akulaku). Untuk itu, Asetku bekerja sama secara eksklusif dengan Akulaku sebagai penyedia pinjaman tunai.

Setiap peminjam yang dibiayai Asetku harus memiliki rekam jejak pinjaman yang bagus di Akulaku tanpa pernah terlambat menyicil.

Ke depannya, Asetku akan menjajaki kerja sama dengan e-commerce lainnya di luar Akulaku guna memperbesar penyaluran pinjaman.

“Manajemen risiko harus lebih ditingkatkan. Kami akan melakukan inovasi, jadi tidak hanya dalam bentuk tunai saja, tetapi consumer lending juga,” tuturnya.

Tag : peer to peer lending
Editor : Fahmi Achmad

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top