Bank Mandiri Kembangkan Layanan Cash Management untuk UKM

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. terus mengembangkan layanan cash management yang ditujukan bagi nasabah pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 25 April 2019  |  19:01 WIB
Bank Mandiri Kembangkan Layanan Cash Management untuk UKM
Karyawati Bank Mandiri menghitung mata uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Selasa (12/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. terus mengembangkan layanan cash management yang ditujukan bagi nasabah pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). 

Senior Vice President Retail Deposit Product & Solution Bank Mandiri, Muhamad Gumilang M mengatakan bahwa persaingan pembiayaan ke sektor usaha kecil dan menengah semakin ketat karena saat ini mereka sudah bisa mendapatkan akses pembiayaan kepada perusahaan teknologi finansial yang bergerak di bidang peer-to-peer (P2P) lending. 

Oleh karena itu, Bank Mandiri berupaya menawarkan produk dan layanan yang lebih menarik dann saling terintegrasi, bukan hanya pinjaman mikro. Bank pelat merah tersebut juga meningkatkan pelayanan perbankan digital yang disesuaikan dengan kebutuhan debitur UKM. 

“Kami sadar UKM sekarang sudah lebih praktis, berbasis digital, juga sudah memiliki opsi pinjaman ke P2P lending. Kami sudah punya punya produk di sektor UKM, tapi harus didorong lagi. Jadi kami memberikan kemudahan dalam bentuk paket solusi," katanya, Kamis (25/4/2019). 

Gumilang memaparkan Bank Mandiri mendukung upaya digitalisasi industri di sisi pengelolaan finansial melalui solusi pembayaran terintegrasi yang dapat dinikmati oleh seluruh segmen industri termasuk segmen UKM.  

Misalnya, melalui layanan cash management yang membantu UKM dalam mengelola arus kas secara real time, layanan host-to-host, serta layanan payroll yang dapat membantu pelaku UKM mengoptimalkan likuiditas. 

Hingga akhir 2018, pengguna cash management Bank Mandiri telah mencapai 25.000 nasabah, sementara frekuensi transaksi finansial nasabah yang menggunakan cash management tercatat sebesar 245 juta transaksi, dengan nilai mencapai Rp8.000 triliun.  

Gumilang menyampaikan frekuensi dan nilai tersebut tumbuh masing-masing tumbuh 28,7% dan 15,7% dari tahun sebelumnya.  

Sementara itu, penguna layanan payroll Bank Mandiri pada 2018 telah mencapai 3,4 juta rekening, dengan volume mencapai Rp23 triliun setiap bulan.  

Dari sisi pembiayaan, Gumilang menyebutkan hingga Desember 2018, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 27.000 nasabah UKM dengan nilai mencapai Rp55 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank mandiri, kredit umkm

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top