FIF Group Bukukan Pembiayaan Tumbuh 7,7%

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Federal International Finance (FIF Group) mencatatkan pembiayaan senilai Rp9,1 triliun, tumbuh 7,7% pada kuartal I/2019 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu senilai Rp8,5 triliun.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 14 Mei 2019  |  17:53 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Federal International Finance (FIF Group) mencatatkan pembiayaan senilai Rp9,1 triliun, tumbuh 7,7% pada kuartal I/2019 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu senilai Rp8,5 triliun.

Direktur Keuangan FIF Group Hugeng Gozali mengatakan dari total pembiayaan yang disalurkan FIF, kontributor terbesar berasal dari pembiayaan sepeda motor baru dan bekas melalui brand FIFASTRA yang telah membiayai 706.372 unit dengan nilai Rp8,4 triliun.

Adapun sisanya merupakan pembiayaan elektronika dan perabot rumah tangga melalui brand Spektra dengan pembiayaan sebanyak 164.774 unit senilai Rp615,9 miliar.

Selain itu, pembiayaan syariah melalui Amitra sebagai brand service FIF yang melayani pembiayaan perjalanan umroh mencapai 5.195 unit dengan nilai Rp107,1 miliar.

“Itu sebenarnya cukup tumbuh, tapi nanti kita lihat. Harusnya Mei ini yang akan ramai karena sudah mau Idhul Fitri,” katanya, Senin (14/5).

Dengan capaian tersebut, laba bersih perusahaan naik 10% menjadi Rp623,7 miliar pada kuartal I/2019 dari kuartal I/2018 senilai Rp566,8 miliar. Pada periode yang sama, 2019 FIF membukukan pendapatan operasional perusahaan sebesar Rp2,7 triliun, atau naik dari capaian kuartal I/2018 yang tercatat sebesar Rp2,6 triliun.

Memasuki bulan Ramadhan, Hugeng memprediksi pertumbuhan kredit sepeda motor akan terkerek hingga 10%--15% dengan momentum cairnya tunjangan hari raya (THR). Hal itu lantaran usainya Pemilu 2019 permintaan sepeda motor mulai naik.


“1--2 bulan setelah Lebaran permintaan pembiayaan motor masih tinggi. Setelah Lebaran akan ada permintaan pembiayaan di daerah di luar kota besar. Kuartal II harusnya bisa kira-kira di atas Rp9 triliun sedikit,” katanya.

Dia juga meyakini non performing loan (NPL) dapat ditekan di bawah 0,7% seperti yang terjadi dalam 5 tahun terakhir. Menurutnya, cicilan motor dengan rata-rata senilai Rp600.000 biasanya tidak akan memberatkan pengeluaran konsumen.

Untuk meningkatkan pembiayaan tahun ini, FIF Group berencana untuk menambah 10 cabang dari total kantor cabang yang sudah ada sekitar 206 dan point of sales sebanyak 416 titik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fif

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top