Bank BUMN Dominasi Kredit Sindikasi, BNI Paling Unggul

Tiga bank BUMN mendominasi penyaluran kredit sindikasi perbankan. Bloomberg League Table mencatat bahwa BNI, Bank Mandiri, dan BRI menguasai pangsa pasar sebesar 32,37% sebagai mandated lead arranger (MLA) sampai dengan kuartal I/2018.
Muhammad Khadafi | 14 Mei 2019 11:07 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Tiga bank BUMN mendominasi penyaluran kredit sindikasi perbankan. Bloomberg League Table mencatat bahwa BNI, Bank Mandiri, dan BRI menguasai pangsa pasar sebesar 32,37% sebagai mandated lead arranger (MLA) sampai dengan kuartal I/2018.

Ketiga bank pelat merah tersebut membukukan pertumbuhan signifikan dalam hal penyaluran kredit sindikasi. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI tercatat di urutan nomor satu sebagai MLA. Pada kuartal pertama tahun ini, BNI membukukan US$921,98 juta atau naik 87,4% secara tahunan. 

Pad periode yang sama, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, menyusul di urutan ketiga secara nasional, dengan total penyaluran kredit sindikasi sebagai MLA senilai US$388,05 juta atau naik lebih dari dua kali lipat secara tahunan.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berada di urutan keenam. Penyaluran kredit sindikasi BRI tumbuh lebih dari 10 kali lipat menjadi US$214,10 juta.

Menurut Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih, dominasi kredit sindikasi oleh bank pelat merah sejalan dengan kinerja fungsi intermediasi bank pelat merah secara keseluruhan. Hal ini akan terus terjaga karena banyak proyek pemerintah yang masih berjalan.

Bank-bank pelat merah banyak terlibat dalam pembiayaan sindikasi terkait infrastruktur. “Kredit ke proyek pemerintah ini cenderung aman, karena dijamin APBN,” katanya kepada Bisnis, belum lama ini.

Artinya, menurut Lana, dari perspektif mitigasi risiko, menyalurkan kredit ke proyek pemerintah tergolong menguntungkan. Selain memiliki nilai yang besar, kualitas kredit juga dapat terjaga.

Namun, apabila melihat dari kacamata makro tentu saja fungsi intermediasi perbankan diharapkan lebih banyak menggerakan ekonomi hingga ke akar rumput.

Secara nasional, penyaluran kredit perbankan melalui skema kredit sindikasi bergerak agresif pada tiga bulan pertama tahun ini. Berdasarkan Bloomberg League Table Reports Global Syndicated Loan, penyaluran kredit sindikasi per kuartal I/2019 mencapai US$4,72 miliar, naik 52% secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Proyek-proyek infrastruktur masih menjadi target utama penyaluran kredit sindikasi oleh perbankan. Pada awal tahun ini setidakan ada 4 proyek pembangunan jalan tol yang mendapat pendanaan dari perbankan melalui skema sindikasi.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bni, bank bumn, kredit sindikasi

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup