April 2019, BNI Cabang London Cetak Laba US$3,2 Juta

Ipak Ayu H Nurcaya | 16 Mei 2019 17:40 WIB
Delegasi melakukan transaksi menggunakan Kartu Virtual Account Debit Bank BNI di sela-sela Pertemuan IMF World Bank Group 2018, di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang Luar Negeri London mencetak laba senilai US$3,2 juta per April 2019. Nilai tersebut tumbuh 12,71% dari perolehan laba pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$2,8 juta.

Pertumbuhan laba tersebut salah satunya ditopang oleh transaksi trade finance yang volume transaksinya telah mencapai US$55,87 juta per April 2019.

General Manager BNI KCLN London Ujuan Mariho mengatakan bahwa salah satu strategi yang dilakukan untuk menggenjot transaksi transaksi trade finance, BNI London berpartisipasi dalam Seafood Expo Global (SEG) yang diselenggarakan di Brussels, pada 7 Mei—9 Mei 2019 lalu.

Menurutnya, SEG merupakan acara pertemuan para pengusaha yang bergerak dalam usaha seafood terbesar di dunia.  SEG diikuti oleh lebih dari 30.000 pembeli, pemasok, dan seluruh pihak terkait dari 78 negara.

"Peserta datang untuk bertemu dengan pemasok yang ada, mencari produk baru dan juga jaringan dengan profesional industri lainnya. Kami berkontribusi dengan memberikan pemaparan kepada para exhibitor untuk selanjutnya dapat dijadikan referensi produk dan layanan untuk melakukan transaksi ekspor dan impor," katanya melalui siaran pers, Kamis (16/5/2019).

Ujuan mengemukakan sebagai salah satu bank dari Indonesia yang berada di daratan Eropa, BNI siap mendukung para eksportir Indonesia khususnya dari sisi keuangan melalui berbagai produk dan layanan BNI. BNI KCLN London juga bisa menjadi perpanjangan nasabah untuk dapat mendekatkan diri ke para importir yang berada di Eropa.

Adapun produk dan layanan yang BNI siapkan bagi para exhibitor adalah issuance LC, advising LC dari dan ke Indonesia, cash against docs, supply chain financing, corporate local loan, dan lain sebagainya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bni, trade finance

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup