Menjaga Risiko Kredit dengan Credit Scoring

Credit scoring berperan besar dalam menjaga risiko kredit. Namun, faktor kecepatan merupakan keniscayaan yang tidak mungkin dihindari dalam dinamika usaha di era digital saat ini bagi industri keuangan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  21:44 WIB
Menjaga Risiko Kredit dengan Credit Scoring
Direktur Utama Pefindo Biro Kredit Yohanes Arts Abimanyu (kiri) memaparkan materi saat roundtable discussion dengan tema Building Resilient Company in Digital Era through Integrated GR, di Jakarta, Selasa (18/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Credit scoring berperan besar dalam menjaga risiko kredit. Namun, faktor kecepatan merupakan keniscayaan yang tidak mungkin dihindari dalam dinamika usaha di era digital saat ini bagi industri keuangan.

Direktur Utama PT Pefindo Biro Kredit (PBK) Yohanes Arts Abimanyu mengungkapkan suatu lembaga jasa keuangan seperti bank dan multifinance dituntut untuk dapat memenangi persaingan usaha dengan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan kredit secara lebih cepat dan akurat. Sedangkan di sisi lain, pelanggan menuntut kemudahan akses layanan dengan respon cepat.

“Di sinilah peran credit scoring yang dapat dimanfaatkan lembaga jasa keuangan dalam menjaga risiko kredit dalam batas yang dinginkan terlebih di era digital seperti saat ini,” jelas Abimanyu, Selasa (18/6/2019).

Lebih jauh, Abimanyu menambahkan, penerapan manajemen risiko kredit melalui pendalaman informasi karakter dan kredibilitas debitur mampu menjaga kualitas portofolio kredit, meningkatkan kecepatan, efisiensi dan akurasi dalam proses analisa kredit guna mewujudkan pertumbuhan usaha.

Mohammad Mukhlis, Direktur Pefindo Biro Kredit menambahkan bahwa untuk dapat bertahan di era digital yang penuh tantangan ini, suatu organisasi harus memiliki komitmen kuat untuk selalu mengedepankan aspek Governance, Risk Management, and Compliance (GRC).

Beragamnya peluang diiringi dengan persaingan yang semakin ketat mau tidak mau harus dihadapi pelaku bisnis dengan mencari strategi baru berbekal dukungan teknologi informasi terkini dan memadai, yang dengan sendirinya akan memunculkan banyak risiko baru yang tidak teridentifikasi sebelumnya. 

Sebagai suatu entitas bisnis yang menghimpun, mengolah dan mendistribusikan data perkreditan nasional dengan memanfaatkan teknologi serta berada dalam pengawasan regulator, pihaknya sadar bahwa penerapan GRC dalam semua aspek kegiatan usaha sejak dini secara konsisten dan berkesinambungan mutlak dilakukan.

“Meskipun keberadaan kami relatif baru, namun penerapan GRC merupakan salah satu prioritas utama kami dalam mendukung kegiatan usaha. Kami telah memiliki roadmap implementasi GRC dan bertekad untuk menjadi role model dalam penerapan GRC di industri ini.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pefindo

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top