Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nasabah Jenius Sentuh 1,5 Jutaan, BTPN Klaim Lebih Mudah Jualan

Dengan angka pengguna yang sudah mencapai 1,5 juta, bagi perseroan menjual dan membicaran Jenius hari ini sudah tidak sesulit pada dua tahun lalu.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  18:42 WIB
Value Proposition and Product Head, Deputy Head of Digital Banking Bank BTPN Irwan Sutjipto Tisnabudi memberikan penjelasan tentang produk Jenius di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/3/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Value Proposition and Product Head, Deputy Head of Digital Banking Bank BTPN Irwan Sutjipto Tisnabudi memberikan penjelasan tentang produk Jenius di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/3/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank BTPN Tbk. melalui produk digital Jenius yang dirilis sejak Agustus 2016 mencatatkan jumlah nasabah yang sudah lebih dari 1,5 juta.

Head of Digital Banking PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. Irwan Sutjipto Tisnabudi mengatakan, dengan angka pengguna tersebut, bagi perseroan menjual dan membicaran Jenius hari ini sudah tidak sesulit pada dua tahun lalu.

"Dulu kalau ada yang ngomong cashtag, split bill atau fitur Jenius lainnya orang masih tidak paham, sekarang kami lebih mudah dan tentu akan positif juga ke depannya," kata Irwan saat ditemui Bisnis, Kamis (11/7/2019).

Tak hanya mencatatkan jumlah nasabah yang terus bertumbuh, aplikasi milik entitas hasil merger PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. dan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) ini juga telah mencatatkan jumlah transaksi di 71 negara dalam dua tahun terakhir ini.

Adapun keseluruhan transaksi itu digunakan dengan skema memotong dana rupiah yang ada dalam saldo Jenius nasabah. Sementara itu, mayoritas transaksi di 71 negara tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan travelling.

"Masyarakat kita saat ini memang sangat gemar melakukan travelling, bahkan bagi anak sekarang tidak memiliki mobil bukan menjadi masalah karena kebutuhan jalan-jalan menjadi lebih penting," ujar Irwan.

Dia menambahkan untuk itu ke depan Jenius akan melakukan pengembangan layanan yang semakin memudahkan nasabah dalam melakukan travelling.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btpn
Editor : Emanuel B. Caesario
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top