Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DOKU Ekspansi Tambah Jumlah Mitra

PT Nusa Satu Inti Artha (DOKU) terus melakukan ekspansi untuk memperluas jangkauan mitra merchant di berbagai wilayah di Indonesia.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  21:08 WIB
Pemilik Coco Group I Nengah Natyanta (kiri) dan VP of Business Merchant Doku Dody Wijaya (kanan) usai penandatanganan di Denpasar. - Bisnis/Feri Kristianto
Pemilik Coco Group I Nengah Natyanta (kiri) dan VP of Business Merchant Doku Dody Wijaya (kanan) usai penandatanganan di Denpasar. - Bisnis/Feri Kristianto

Bisnis.com JAKARTA — PT Nusa Satu Inti Artha (DOKU) terus melakukan ekspansi untuk memperluas jangkauan mitra merchant di berbagai wilayah di Indonesia.

Himelda Renuat, Chief Marketing Officer DOKU mengatakan, sejauh ini fokus utama bisnis DOKU masih di pulau Jawa dan Bali. Selain itu, DOKU juga hadir di negara-negara Asia untuk layanan remittance, seperti Hong Kong, Malaysia, Singapura dan Korea

Per semester I/ 2019, Doku telah memperkuat kehadiran di Pulau Bali melalui kerja sama dengan ritel terbesar di Bali, Coco Group beberapa waktu lalu.

“DOKU hadir di Bali sejak 2014. Untuk lini bisnis, selain industri air lines, hotel/villa, dan travel semakin banyak model bisnis baru yang menggunakan layanan DOKU di Bali, seperti activity, rental mobil, edukasi, restoran, spa dan masih banyak lagi lainnya,” katanya kepada Bisnis belum lama ini.

Saat ini, tercatat lebih dari 150.000 merchant (bisnis) telah memanfaatkan layanan payment gateway DOKU dan 3 juta pengguna DOKU e-wallet (konsumen). Merchant yang menggunakan layanan payment gateway sangat beragam, seperti industri hospitality, transportasi, ticketing, konten digital, asuransi, marketplace, retail, donasi, sampai dengan komunitas.

Secara keseluruhan, bisnis DOKU bertumbuh sebesar 120% jika dibandingkan dengan semester I/2018 (year-on year/yoy), tetapi dia enggan menyebutkan nilainya.

DOKU merupakan perusahaan pembayaran yang memiliki sejumlah fitur seperti remittance, e-wallet, dan e-money. Layanan tersebut didukung dengan kelengkapan sertifikasi dan lisensi, serta dukungan sistem risk mitigation yang berbasis tren data dan kecurangan berusia lebih dari 10 tahun.

Payment gateway tetap menjadi core business DOKU dengan kontribusi terbesar, dibandingkan layanan lainnya seperti remittance dan e-wallet.

Layanan e-wallet DOKU secara khusus juga terdiri dari pengguna yang beragam. Selain kaum millennial, DOKU e-wallet juga semakin banyak digunakan di kalangan komunitas melalui kemitraaan khusus.

Menurut Himelda, tantangan terbesar untuk menggaet merchant baru adalah masih perlunya edukasi, terutama terkait dengan pentingnya penggunaan sistem pembayaran elektronik dengan tingkat kepatuhan terhadap aturan yang diterapkan oleh regulator.

Selain ekspansi bisnis, DOKU juga tengah berupaya untuk menyatukan solusi bagi merchant dalam sebuah platform on-boarding terintegrasi. On-boarding platform yang baru ini telah memasuki tahap akhir pengembangan dan akan memasuki tahap pengujian.

“Harapan kami pada akhir tahun ini platform tersebut sudah dapat digunakan oleh merchant dari beragam industri dan business size secara online,” ujarnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

doku dompet digital
Editor : Emanuel B. Caesario
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top