BPJS Ketenagakerjaan Sabet 3 Penghargaan di Singapura, Naufal Mahfudz CHRO of The Year

BPJS Ketenagakerjaan juga menyabet tiga gelar penghargaan yakni kategori organizational category, Best Use of Technology for Recruiting dan Award for HR Strategy serta kategori individual.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  19:48 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Sabet 3 Penghargaan di Singapura, Naufal Mahfudz CHRO of The Year
Direktur BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meraih penghargaan terkait dengan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dalam ajang 10th Asia's Best Employer Brand Awards 2019 di Singapura.

Penghargaan itu diterima oleh Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz yang juga menyabet penghargaan Individual Category sebagai Chief of Human Resources (CHRO) of The Year.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyabet dua gelar lain yakni kategori organizational category, Best Use of Technology for Recruiting dan Award for HR Strategy.

Dalam keterangan resminya, Kamis (15/8/2019), Naufal mengatakan bahwa SDM menjadi faktor terpenting bagi sebuah organisasi, institusi, atau perusahaan dalam mencapai keberhasilan dan kesuksesan. 

“Sebuah organisasi yang efektif itu bergantung pada semua elemen yang ada di dalamnya, dari level staf paling bawah hingga pimpinan tertinggi, agar semua dapat berjalan mencapai tujuan bersama, dan kami berusaha terus dalam menjalankan pola-pola ini dengan seimbang dan terus melakukan pembaruan dengan mengikuti zaman,”ujarnya.

Hal yang lebih membanggakan, ajang itu diikuti oleh perusahaan-perusahaan multinasional dan nasional negara-negara di Asia, antara lain : Unilever Asia, Maybank Malaysia, Bank Mandiri, Maybank Indonesia, UOB Philipine, Nutrifood, PT Telkomsel, Telekom Malaysia, Tenneco China, Srilanka Telecom, Ericsson Southeast Asia & India, PT Perusahaan Gas Negara, Seaoil Philipine, dan United Development Company Qatar.

Para pemenang diseleksi dengan ketat oleh panel ahli yang terdiri dari para pakar/akademisi dan praktisi manajemen.  Penilaian akhir berada di tangan tim juri independen yang beranggotakan sejumlah CEO perusahaan global dan pemimpin bidang SDM.

Menurutnya, penghargaan itu diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Secara tidak lansgung, katanya penghargaan itu menjadi tantangan tersendiri untuk tetap mempertahankan kualitas karena selama ini lembaga itu menjadi salah satu tumpuan jaminan sosial bagi para pekerja di Indonesia.

“Ini memotivasi untuk menjadi tempat bekerja yang tumbuh bersama karyawannya.  Acara penganugerahan ini juga dihadiri para pemimpin perusahaan multinasional se-Asia.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penghargaan, bpjs ketenagakerjaan

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top