Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Transaksi EDC Bank Mandiri Naik 10 Persen

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat peningkatan transaksi electronic data capture (EDC) berkisar 9 - 10 persen sepanjang semester I/2019.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  17:27 WIB
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Mandiri, di Jakarta, Kamis (4/7/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Mandiri, di Jakarta, Kamis (4/7/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat peningkatan transaksi electronic data capture (EDC) berkisar 9 - 10 persen sepanjang semester I/2019.

SEVP Transaction Banking and Retail Sales PT Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan per Juni 2019 transaksi EDC melalui Mandiri sudah terjadi hampir 95 juta kali. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sebesar 9 -10 persen.

"Sekitar 55 persen transaksi berasal dari kartu terbitan Bank Mandiri atau on-us, dan sekitar 30 persen digunakan untuk pembayaran menggunakan kartu debit atau kredit bank lain [off-us], serta sisanya digunakan untuk pembayaran uang elektronik," katanya kepada Bisnis, Kamis (15/8/2019).

Thomas mengemukakan untuk jumlah mesin hingga saat ini, perseroan memiliki 250.000 EDC. Dia yakin seiring dengan perkembangan teknologi dan maraknya perusahaan tekfin maka akan lebih mudah dalam mendorong laju transaksi melalui EDC.

Menurut Thomas, salah satu upaya dalam mendorong hal itu perseroan pun telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan BUMN lain untuk meningkatkan penggunaan e-wallet LinkAja yang telah diluncurkan pada awal tahun ini.

Pihaknya berharap dengan adanya LinkAja ini akan mampu meningkatkan penetrasi pembayaran non tunai di Indonesia baik untuk pembayaran di merchant menggunakan EDC Mandiri, QR Statis maupun berbagai transaksi pembayaran yang dapat dilakukan di aplikasi LinkAja.

Di sisi lain, tahun ini perseroan dengan sandi saham BMRI ini memiliki anggaran modal untuk pengembangan teknologi sebesar Rp2,35 triliun atau naik hampir 100 persen dibanding tahun lalu Rp1,20 triliun.

Mandiri mencatat, pengguna mandiri online hingga Juni 2019 sebesar 2,5 juta dengan transaksi sekitar Rp317,9 triliun atau naik 123 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, perseroan mencatat 90 persen transaksi nasabah pada saat ini tidak melalui kantor cabang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top