Patrick Walujo & Jerry Ng Berkongsi Beli Bank Artos

Bankir senior Jerry Ng dan pengusaha Patrick Walujo berkongsi mengakuisisi PT Bank Artos Indonesia Tbk. Keduanya bakal menguasai 51% saham bank publik tersebut.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  08:50 WIB
Patrick Walujo & Jerry Ng Berkongsi Beli Bank Artos
Gedung PT Bank Artos Indonesia Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Bankir senior Jerry Ng dan pengusaha Patrick Walujo berkongsi mengakuisisi PT Bank Artos Indonesia Tbk. Keduanya bakal menguasai 51% saham bank publik tersebut.

Menurut sumber Bisnis, aksi akuisisi tersebut dilakukan oleh perusahaan milik Jerry Ng bernama PT Metamoffosis Ekosistem Indonesia (MEI), dan entitas milik Patrick Walujo, Wealth Track Technology Limited (WTT) yang berbasis di Hong Kong.

“Sumber dana akuisisi berasal dari internal mereka,” ujar sumber tersebut, Rabu (21/8/2019).

Setelah akuisisi MEI akan menggenggam 37,65% saham Bank Artos, sedangkan WTT memiliki 13,35% sehingga total dua perusahaan itu menguasai 51% saham. Adapun sisanya dimiliki oleh keluarga Arto Hardy 29% dan publik 20%.

Menurut sumber tersebut, bank umum kelompok usaha (BUKU) I itu akan dijadikan bank berbasis teknologi. Hal itu sejalan dengan tren digital banking yang dinilai lebih efisien. Sementara itu, Direktur Utama Bank Artos Deddy Triyana tidak membantah informasi tersebut.

Namun, dia enggan memberikan detail mengenai rencana aksi korporasi bank. “Dalam waktu dekat kami akan melakukan keterbukaan informasi sesuai regulasi, untuk itu saat ini kami masih finalisasi semua informasi,” katanya kepada Bisnis, Rabu (21/8).

Berdasarkan laporan publikasi per Juni 2019, Bank Artos memiliki modal inti sebesar Rp128,57 miliar. Keluarga Arto Hardy adalah pemilik 80% saham bank. Komposisi per Juni 2019, Arto Hardy menggenggam 32% saham. Lanny Miguna, Sinatra Arto Hardy, William Arto Hardy, dan Lina Arto Hardy, masing-masing memiliki 12%. Sisanya merupakan milik publik.

Rencana aksi korporasi tersebut telah tercium oleh pasar. Harga saham emiten berkode ARTO bergerak liar selama sepekan terakhir. Pada perdangangan kemarin (21/8), harga sama ARTO ditutup Rp830 per saham atau naik hampir lima kali lipat dibandingkan dengan posisi 1 bulan yang lalu, Senin (22/7). 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jerry ng, Bank Artos

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top