KABAR PASAR 23 SEPTEMBER: BPJS Darurat Dana Segar, Beleid Eksplorasi Segera Terbit

Berita mengenai klaim asuransi sosial BPJS dan aturan tambang mineral menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Senin (23/9/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 September 2019  |  07:55 WIB
KABAR PASAR 23 SEPTEMBER: BPJS Darurat Dana Segar, Beleid Eksplorasi Segera Terbit
Layanan BPJS Kesehatan. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai klaim asuransi sosial BPJS dan aturan tambang mineral menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Senin (23/9/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

BPJS Darurat Dana Segar. Klaim biaya pelayanan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga akhir tahun ini berpotensi menembus Rp103 triliun. Pemerintah dinilai perlu segera menyuntikkan dana segar untuk membayar tagihan rumah sakit sebagai solusi jangka pendek. (Bisnis Indonesia)

Menakar Masa Depan PTSP. Nasib dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) berada di persimpangan menyusul rencana pemerintah untuk menyusun omnibus law perizinan dan penguatan Online Single Submission (OSS). (Bisnis Indonesia)

Obligasi Hijau Capai Rekor Baru. Minat investor terhadap green bond terus meningkat. Terbukti, sejauh ini penjualan obligasi hijau mencapai rekor tertinggi, yakni mendekati US$140 miliar. Penerbitan obligasi untuk membiayai proyek ladang angin (wind farms) hingga teknologi baterai telah melonjak hingga 60% secara tahunan. (Bisnis Indonesia)

Kurs Emerging Market Siap Bangkit. Setelah mendapatkan harapan palsu dari pemangkasan suku bunga AS oleh The Fed, mata uang pasar berkembang di Asia kembali berpotensi untuk mendapatkan kesempatan menguat cukup signifi kan pada pekan ini seiring dengan optimisme perundingan dagang AS dan China. (Bisnis Indonesia)

Target 1.000 Kilometer Tercapai. Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat melansir target pembangunan jalan tol baru sepanjang 1.000 kilometer dalam waktu 5 tahun bakal tercapai. Namun, beberapa ruas mengalami pemunduran jadwal sehingga baru bisa diselesaikan pada 2020. (Bisnis Indonesia)

Masih Ada Ruang Bersikap Kritis. Kendati Rancangan Kitab Undangundang Hukum Pidana atau RKUHP disebut-sebut sebagai dekolonialisasi produk hukum Belanda, pembuat undang-undang justru dinilai berupaya menghidupkan pemidanaan era penjajahan. (Bisnis Indonesia)

Multifinance Urung Spin Off. Sejumlah perusahaan pembiayaan yang mengoperasikan unit usaha syariah (UUS) urung melakukan spin off. Deni Nasri, Sharia Product Head PT BFI Finance Indonesia Tbk., (BFI Finance), mengatakan BFI Finance belum berencana memisahkan UUS dari induk usaha alias spin off lantaran masih fokus mengembangkan pasar pembiayaan syariah di Indonesia. (Bisnis Indonesia)

Bulog Dibayangi Ketidakpastian. Lambatnya tidak lanjut regulator dalam menuntaskan kewajibannya usai memberikan penugasan kepada Perum Badan Usaha Logistik (Persero), menimbulkan polemik sekaligus beban keuangan bagi perusahaan pelat merah tersebut. (Bisnis Indonesia)

Developer Asing, Peluang atau Ancaman? Belum lama ini, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan mendorong masuknya investasi, salah satunya dari perusahaan asing untuk mendorong pasar properti Indonesia. (Bisnis Indonesia)

Beleid Eksplorasi Segera Terbit. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menargetkan regulasi yang akan mewajibkan perusahaan tambang mineral untuk mengalokasikan dana eksplorasi cadangan baru bisa diterbitkan akhir tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs kesehatan

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top