Bagaimana Cara Menghitung Pengeluaran Kebutuhan saat Pensiun?

Memasuki masa pensiun kerja, pendapatan yang dimiliki berkurang bahkan hilang dan disertai dengan pengeluaran yang terus bertambah.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  00:17 WIB
Bagaimana Cara Menghitung Pengeluaran Kebutuhan saat Pensiun?
Ilustrasi - arsip.ubaya.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA—Memasuki masa pensiun kerja, pendapatan yang dimiliki berkurang bahkan hilang dan disertai dengan pengeluaran yang terus bertambah.

Atas kondisi tersebut, maka perencanaan yang matang pada usia produktif perlu dilakukan sedini mungkin. Biasanya, estimasi pengeluaran pada masa pensiun adalah 80 persen dari pengeluaran saat ini. Estimasi tersebut sudah menghilangkan KPR, cicilan mobil dan biaya pendidikan anak.

Dalam surat elektronik dari Samuel Asset Manajemen yang diterima pada Senin (21/10/2019), kebutuhan yang mungkin bertambah yaitu untuk check up kesehatan, vitamin dan perawatan. 

Sebagai contoh, pengeluaran pada usia produksi misalnya sekitar Rp5 juta per bulan, maka estimasi pengeluaran pada pensiun adalah 80% dari Rp5 juta yakni senilai Rp4 juta per bulan atau mencapai Rp48 juta per tahun.

Setelah Anda punya gambaran pengeluaran saat ini, sekarang saatnya Anda menghitung, berapa lama lagi saya akan pensiun? Jika sekarang usia anda 30 tahun dan rencana akan pensiun pada usia 55 tahun, maka masih ada waktu 25 tahun.

Dalam perhitungan perencanaan pensiun, lebih baik memasukkan inflasi sekitar 10 persen per tahun. Dengan adanya inflasi yang dihitung dalam 25 tahun ke depan maka pengeluaran anda per tahun bakal mencapai Rp520 juta per tahun. Angka tersebut cenderung meningkat, sampai akhir usia Anda.

Saat ini rata-rata harapan hidup masyarakat Indonesia adalah umur 70 tahun. 

Artinya secara rata-rata seseorang akan pensiun selama 70 tahun – 55 tahun = 15 tahun. Mari kembali hitung, pengeluaran per tahun pada usia 60 tahun akan menjadi berapa rupiah pada usia Rp70 tahun?

Perencanaan keuangan pada masa pensiun tidak boleh ditunda-tunda. Sebab, tidak ada alasan untuk menunda merencanakan dana hari tua. Penundaan akan menimbulkan penyesalan.

Ingat perencanaan yang baik, akan mempermudah langkah Anda untuk dapat mewujudkan dana untuk pensiun Anda. Jadi kapan mau mulai mempersiapkan dana pensiun?

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pensiun, pengeluaran, jaminan hari tua

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top