CIMB Niaga Targetkan Kredit Kendaraan Tahun Ini Tumbuh Dua Digit

Pada tahun ini model bisnis yang akan diterapkan perseroan sama dengan tahun lalu. Oleh karena itu, CIMB Niaga memasang target pertumbuhan KKB yang tidak jauh berbeda dengan capaian 2019, yaitu dalam kisaran dua digit.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  23:22 WIB
CIMB Niaga Targetkan Kredit Kendaraan Tahun Ini Tumbuh Dua Digit
Nasabah bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri Bank CIMB Niaga di Jakarta, Senin (7/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank CIMB Niaga Tbk. menargetkan penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) pada tahun ini tumbuh dua digit.

Direktur Konsumer CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan target ini ditetapkan melihat pertumbuhan KKB perseroan sepanjang 2019. Lani mengklaim pertumbuhan pembiayaan kendaraan di 2019 berhasil mencapai dua digit.

“Tahun lalu KKB atau KPM kami secara sales tumbuh di atas 45 persen, walaupun secara portfolio relatif tumbuh kecil sehubungan dengan perubahan strategic decision dalam beberapa tahun terakhir,” kata Lani kepada Bisnis, Kamis (30/1).

Meski tumbuh tinggi pada segi penjualan, tetapi portofolio pembiayaan kendaraan bermotor CIMB Niaga pada 2019 tidak sebagus itu. Lani menyebutkan sepanjang 2019 pertumbuhan portofolio KKB perseroan hanya naik di bawah 10 persen.

Emiten berkode BNGA ini memastikan pada 2020 model bisnis yang akan diterapkan perseroan sama dengan tahun lalu. Oleh karena itu, CIMB Niaga memasang target pertumbuhan KKB yang tidak jauh berbeda dengan capaian 2019.

Strategi bisnis yang dimaksud Lani adalah kombinasi beberapa program dalam memasarkan kredit kendaraan bermotor. CIMB Niaga tidak hanya mengandalkan penjualan mobil baru, tetapi juga kendaraan bekas refinancing dengan iming-iming proses cepat dan mudah

“Target kami tetap tumbuh dua digit tahun ini. Dari sisi portfolio kami harapkan bisa tumbuh 15 persen-20 persen,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kredit, cimb niaga, kkb

Editor : Annisa Sulistyo Rini
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top