Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Terpopuler Finansial, BCA Proyeksi Penyaluran Kredit Kendaraan Masih Lesu dan Omnibus Law Bisa Dorong Pertumbuhan Kredit Bank

BCA yang memproyeksi penyaluran kredit kendaraan masih lesu menjadi berita terpopuler di kanal Finansial Bisnis.com pada Jumat (31/1/2020).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  20:24 WIB
Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

1. 2020, BCA Proyeksi Penyaluran Kredit Kendaraan Masih Lesu

PT Bank Central Asia Tbk. memperkirakan penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) pada tahun ini belum bisa terkerek.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengakui pertumbuhan penyaluran KKB pada tahun tikus logam masih akan rendah karena menyesuaikan dengan kinerja pasar otomotif.

Baca berita lengkapnya di sini.

2. Sunarso, BRI & ‘Orasi’ 25 Menit

Lebih sedikit dari 25 menit, Sunarso bicara. Dia ‘berapi-api.’ Suaranya kencang pada beberapa bagian. Ada tekanan pada sejumlah kata. Bahkan, kata-kata itu terucap berulang-ulang. Yang pasti, Kamis (30/1/2020) malam itu, dia tidak sedang berkampanye.

Belum tepat 5 bulan Sunarso menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dia baru ditunjuk secara resmi lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (2/9/2019), menggantikan Suprajarto.

Baca berita lengkapnya di sini.

3. Bumiputera Terapkan Bayar Klaim dengan Antrean Februari 2020

Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 memperkirakan teknis mekanisme pembayaran klaim melalui sistem antrean rampung pada Februari 2020.

Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan inventarisir seluruh klaim nasabah yang belum terbayarkan. Pada 2019, tunggakan mencapai Rp4,2 triliun dan akan bertambah seiring adanya potensi klaim sepanjang 2020 senilai Rp5,4 triliun.

Baca berita lengkapnya di sini.

4. Virus Corona, Permintaan Asuransi Perjalanan Jasindo ke China Melonjak

PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo mencatat terjadi kenaikan permintaan asuransi perjalanan dengan tujuan ke China.

Direktur Pengembangan Bisnis Jasindo, Sahata L. Tobing menjelaskan tingginya perjalanan wisata dan bisnis ke China membuat nasabah meningkatkan kehati-hatian. Apalagi setelah virus corona merebak, jadwal penerbangan yang bisa berubah mendadak membuat permintaan asuransi perjalanan ke negara tirai bambu itu meningkat.

Baca berita lengkapnya di sini.

5. Omnibus Law Bisa Dorong Pertumbuhan Kredit Perbankan

Omnibus law atau rancangan undang undang sapu jagat dinilai sejumlah pihak akan menyelamatkan perlambatan penyaluran kredit perbankan.

Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. David E. Sumual berharap penerbitan omnibus law perlu dipercepat karena implementasinya akan menjadi pendorong pertumbuhan penyaluran kredit masyarakat. Apalagi saat ini, terdapat ketidakpastian di tengah ekonomi global karena penyebaran virus corona.

Baca berita lengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Berita Terpopuler
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top