Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Virus Corona Mengancam Bisnis Pembiayaan FIF Group

Data asosiasi sepeda motor, pada 2019 lalu penjualan hanya tumbuh 1,6 persen
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  12:45 WIB
Virus Corona Mengancam Bisnis Pembiayaan FIF Group
Ilustrasi - Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance - Bisnis / Miftahul Khoer
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Federal International Finance (FIF Group) memperkirakan bisnis pembiayaan perusahaan tumbuh mini pada tahun ini.

Presiden Direktur FIF Group Margono Tanuwijaya menuturkan tekanan ekonomi dalam negeri masih dirasakan perusahaan. Saat yang sama, mewabahnya virus corona atau Covid-19 di negara-negara mitra dagang Indonesia diperkirakan akan membawa dampak langsung di wilayah produksi. Akhirnya mengurangi minat masyarakat membeli sepeda motor baru.

"Tahun ini targetnya tetap tumbuh mungkin 5 persen lah," ujarnya kepada Bisnis usai pembukaan Astra Auto Fest 2020 di Tangerang, Rabu (19/2/2020).

Target ini di bawah realisasi pembiayaan tahun lalu. Margono menyebutkan bisnis pembiayaan perusahaan tumbuh 9 persen pada 2019. Meski begitu, ia tidak merinci total pembiayaan yang telah dikucurkan maupun kredit bermasalah yang harus diselesaikan pada tahun lalu.


Dari data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) penjualan motor pada 2019 lalu tercatat sebanyak 6,48 juta unit. Jumlah ini tumbuh tipis sebesar 1,6 persen dibandingkan 2018 yang menyentuh 6,38 juta unit. Tumbuh tajam dibandinhkan data penjualan sepanjang 2017 sebanyak 5,88 juta unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fif virus corona
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top