Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dorong Pembiayaan Syariah, Astra Sedaya Harapkan Stimulus OJK

Saat ini produk-produk pembiayaan syariah memiliki pasar yang sama dengan konvensional.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  23:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Astra Sedaya Finance (ASF) yang tergabung di Astra Credit Companies (ACC) mengharapkan regulator memberi stimulus bagi industri pembiayaan syariah.

Direktur Utama ASF Siswadi menjelaskan selain kendala pemahaman yang kurang, produk yang ditawarkan juga sama dengan pembiayaan konvensional.

"Kendala dihadapi Unit Usaha Syariah ACC adalah kurangnya pemahaman masyarakat atas pembiayaan syariah. Selain itu juga kami terkendala belum adanya produk syariah yang unik, karena saat ini baik konvensional dan Syariah, sama-sama berbentuk pembiayaan kendaraan," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (26/2/2020).

Dia memaparkan penjualan ASF Syariah pada 2019 mengalami pertumbuhan sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini datang dengan kontribusi utama melalui pembiayaan mobil baru dan bekas.


"Pembiayaan syariah relatif masih baru dibandingkan dengan konvensional, sehingga perlu insentif dari regulator yaitu kemudahan perijinan untuk penggunaan akad baru dalam pengembangan produk syariah," ujarnya.

ASF sendiri menggunakan akad pembiayaan jual beli syariah (murabahah) dalam mengikat kontrak dengan nasabah.

Adapun berdasarkan data OJK, kinerja pembiayaan syariah industri multifinance pada 2019 turun 18 persen dari Rp19,47triliun di 2018 menjadi Rp15,92 triliun di akhir tahun lalu. Faktor utama yaitu dari turunnya pembiayaan jasa syariah sebesar 46,67 persen dan pembiayaan jual beli syariah sebesar 13,3 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan syariah astra sedaya finance
Editor : Anggara Pernando
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top