Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Masa Pandemi, Pengguna BNI Mobile Banking Meningkat 84 Persen

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pun mencatatkan pertumbuhan transaksi digital selama penyebaran pandemi Covid-19 yang mulai melanda Indonesia mulai kuartal I/2020.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 16 Mei 2020  |  17:11 WIB
Karyawan melayani nasabah di kantor cabang PT Bank Negara Indonesia Tbk, di Jakarta, Kamis (3/1/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawan melayani nasabah di kantor cabang PT Bank Negara Indonesia Tbk, di Jakarta, Kamis (3/1/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pun mencatatkan pertumbuhan transaksi digital selama penyebaran pandemi Covid-19 yang mulai melanda Indonesia mulai kuartal I/2020.

Pandemi ini mendorong konsumen beralih dari transaksi dengan uang tunai ke transaksi digital. Pembayaran secara digital perbankan menjadi andalan saat sebagian besar orang harus stay at home.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies menyebutkan, pertumbuhan transaksi digital pada kuartal I/2020 dalam jaringan layanan elektronik BNI meningkat secara keseluruhan sebesar 31 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.

Kenaikan ini mencakup transaksi melalui SMS Banking, Internet Banking, maupun BNI Mobile Banking. Namun kontributor terbesarnya yakni pertumbuhan transaksi pada BNI Mobile Banking, yaitu naik 84,4 persen dari kuartal I/2019.

“Transaksi melalui BNI Mobile Banking pada kuartal I/2019 sebanyak 43 juta, meningkat pada kuartal I/2020 menjadi 63 juta transaksi, atau naik dari Rp56,1 triliun menjadi Rp103,4 triliun,” ujarnya, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020).

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati menyebutkan bahwa kenaikan transaksi digital terjadi pula pada layanan yang disiapkan untuk nasabah korporasi, yaitu BNI Direct.

Pada kuartal awal 2020, volume transaksi yang menggunakan BNI Direct naik 55 persen dibanding periode yang sama tahun 2019. Jumlah transaksinya pun meningkat 44 persen.    

“Hal itu menunjukkan nasabah institusi sudah shifting ke transaksi digital, khususnya untuk nasabah giro (giran), juga nasabah debitur. Semua debitur kita sudah mulai menggunakan Cash Management BNI tahun ini. Jadi kenaikan cash management sangat signifikan,” ujarnya.

Susi, sapaan akrab Adi Sulistyowati, menambahkan layanan perbankan BNI juga terus beroperasi melalui channel-channel elektronik setiap hari. Masyarakat dapat memanfaatkan anjungan tunai mandiri (ATM), Agen46, ataupun Call Center BNI pada nomor 1500046 yang beroperasi 7x24 jam. BNI juga mengoptimalkan Layanan Digital dalam pembukaan rekening atau BNI Sonic di 126 lokasi.

Selain itu, sebanyak 18.669 ATM atau cash recycling machine (CRM) BNI juga siap digunakan dan tersebar di lokasi-lokasi strategis. Nasabah dapat pula memanfaatkan fasilitas transfer online hingga Rp400 juta melalui BNI Mobile Banking.

Khusus untuk korporasi, fasilitas BNI Direct sangat ampuh melayani cash management perusahaan. Adapun bagi para pencari kerja, BNI eForm sudah siap dipakai sebagai bagian dari persyaratan dalam mendapatkan kartu prakerja.

“Kami sarankan nasabah mengaktifkan channel-channel elektronik tersebut dengan mendatangi outlet BNI terdekat. Dengan demikian, semua channel layanan yang BNI miliki sudah dapat dinikmati setiap saat secara maksimal,” kata Adi Sulistyowati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni covid-19 Digital Banking
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top