Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Lebaran, Tak Banyak Promo KPR dari Bank Besar. Kenapa?

Berdasarkan penelusuran Bisnis, dua bank besar yang masih memberikan promo KPR dalam situs resminya, yakni Bank BTN dan CIMB Niaga.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  22:32 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan perumahan di Jonggo, Jawa Barat, Selasa (11/02 - 2020).
Pekerja menyelesaikan pembangunan perumahan di Jonggo, Jawa Barat, Selasa (11/02 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Menjelang Lebaran tahun ini, tak banyak bank-bank besar yang menawarkan promo kredit pemilikan rumah (KPR).

Berdasarkan penelusuran Bisnis, dua bank besar yang masih memberikan promo KPR dalam situs resminya, yakni Bank BTN dan CIMB Niaga.

Pada Bank BTN, nasabah disuguhkan promo KPR From Home, Stay At Home dengan suku bunga 6 persen dan libur bayar 2 tahun. Pengajuan KPR bisa dilakukan lewat aplikasi, 4D tour service, bayar booking fee, dan tracking aplikasi. Lewat program ini, nasabah juga dibebaskan dari biaya provisi, administrasi, dan appraisal.

Sementara itu CIMB Niaga, masih menawarkan promo Xtra Ringan untuk Rumah Idaman dengan bunga fixed 6,65 persen selama lima tahun. Promo ini sebenarnya sudah berlangsung dari Maret 2020 sampai akhir Mei 2020.

Bank-bank besar lain, seperti Bank Mandiri, BRI, dan BNI, dalam situs resminya tidak ditemukan promo KPR jelang Lebaran.

Saat dihubungi, Senior Vice President Corporate Secretary Group Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan perseroan memang belum mengeluarkan program promo KPR saat ini. Bank Mandiri masih fokus menyelesaikan restrukturisasi kredit.

Dalam situs resminya, Bank Mandiri menawarkan suku bunga KPR sebesar 7,58 persen fixed selama 3 tahun. Sementara itu, bagi KPR eksisting mendapatkan suku bunga 13,25 persen p.a. eff (floating). Nasabah juga masih perlu mengeluarkan sejumlah biaya seperti provisi administrasi, notaris, hingga balik nama.

"Kami masih fokus untuk menyelesaikan restrukturisasi debitur KPR terdampak Covid-19 yang masih berlangsung saat ini," katanya, Rabu (20/5/2020).

Dihubungi terpisah, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn mengatakan 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi industri perbankan, salah satunya di bidang pembiayaan perumahan.

Perseroan pun berupaya menyesuaikan dukungan untuk sektor properti di tengah ancaman perlambatan ekonomi nasional dan global.

Pada HUT BCA Februari lalu, perseroan telah memberikan suku bunga khusus untuk KPR yang masih berlaku hingga saat ini. Suku bunga KPR BCA tersebut mulai dari 4,63 persen fixed satu tahun, 5,63 persen fixed 2 tahun, 6 persen fixed 3 tahun, dan 7 persen fixed 5 tahun.

"BCA terus berkomitmen untuk mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam rangka memberikan berkontribusi untuk menggerakkan roda perekonomian nasional," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kpr promo
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top