Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Panin Yakin Likuiditas Aman Tanpa Manfaatkan Bank Jangkar

Perseroan yakin masih dapat menjaga risiko likuiditas karena dana jangka panjang yang cukup hingga pandemi berakhir.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 11 Juni 2020  |  21:58 WIB
Karyawan PT Bank Panin Tbk tengah menawarkan produk kepada nasabah. - Bisnis.com
Karyawan PT Bank Panin Tbk tengah menawarkan produk kepada nasabah. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Panin Tbk. optimistis masih dapat menjaga risiko likuiditas selama masa pandemi tanpa memanfaatkan fasilitas likuiditas dari bank jangkar.

Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo mengatakan perseroan cukup aktif memberi bantuan kepada debitur melaui relaksasi kredit.

Bahkan, jumlah debitur yang telah mendapatkan fasilitas restrukturisasi mencapai 9.510 dengan baki Rp18,78 triliun per 11 Juni ini.

"Kami mengapresiasi bantuan likuditas dari pemerintah, tetapi kami harap tidak akan sampai membutuhkan bantuan tersebut. Kami masih dapat mengelola likuditas kami sendiri," katanya kepada Bisnis, Kamis (11/6/2020).

Dia melanjutkan restrukturisasi paling besar akan mencapai sekitar 20 persen hingga 30 persen dari total kredit. Akan tetapi, perseroan masih dapat menjaga risiko likuiditas karena dana jangka panjang yang cukup hingga pandemi berakhir.

"Kalau dilihat dari liquidity coverage ratio kami, itu berada di sekitar 150 persen. Kalau melihat dari net stable funding ratio, itu bahkan jauh lebih baik lagi," katanya.

Herwidayatmo menyebutkan kepercayaan nasabah penabung perseroan juga masih cukup baik.

"Hanya saja, memang kami menyayangkan ada rumor-rumor tidak baik, yang membuat kepercayaan nasabah perbankan menjadi terganggu. Semua pihak harus tahu industri perbankan itu sangat sensitif," katanya.

Herwidayatmo menyebutkan arus kas keluar dari sisi kredit juga sudah tidak kencang lagi. Perseroan bahkan sudah sangat selektif dalam pencairan fasilitas kredit sejak tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank panin likuiditas Bank Jangkar
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top