Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jalan Tol Sepi, Transaksi Uang Elektronik Bank Mandiri Ikut Susut

Dalam kondisi normal, rata-rata satu bulan bisa terjadi 100 juta transaksi menggunakan uang elektronik dengan nilai total di atas Rp1 triliun.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  19:09 WIB
Karyawati bertransaksi menggunakan uang elektronik e money. - JIBI/Dwi Prasetya
Karyawati bertransaksi menggunakan uang elektronik e money. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Penurunan kendaraan di jalan tol ikut berdampak pada transaksi uang elektronik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. selama pandemi.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan dalam kondisi normal, rata-rata satu bulan bisa terjadi 100 juta transaksi menggunakan uang elektronik dengan nilai total di atas Rp1 triliun.

Namun, selama pandemi transaksi menggunakan uang elektronik mengalami penurunan yang terutama berasal dari sektor transportasi karena tidak digunakannya jalan tol.

Menurutnya, penggunaan E-Money yakni brand uang elektronik Bank Mandiri cukup besar di sektor transportasi, terutama untuk pembayaran jalan tol. Adanya pembatasan sosial skala besar (PSBB) membuat penggunaan E-Money menurun sehingga perseroan mencari celah dengan mendorong masyarakat menggunakan uang elektronik di sektor lainnya.

"Saat pandemi menurun, terutama di sektor transportasi. Makanya kami lagi dorong di sektor lain," katanya, Rabu (17/4/2020).

Menurutnya, sektor transportasi merupakan backbone penggunaan uang elektronik. Namun, perluasan penggunaan uang elektronik telah dilakukan sebelum pandemi terjadi yakni sebagai alat pembayaran saat berbelanja, pembayaran MRT, hingga ID card. Sejak lama, uang elektronik telah didorong untuk masuk dalam life cycle aktvitas masyarakat.

Thomas mengatakan uang elektronik penting menjadi bagian dari alat transaksi karena percetakan uang yang saat ini mahal. Selain itu, uang elektronik juga bisa menjadi saarana untuk menghindari penyebaran Covid-19.

"Kondisi pandemi uang jadi barang yang dihindari karena disinyalir penularan Covid-19, E-Money penggunaanya melonjak di pusat perbelanjaan, masyarakat saaat ini pilih memakai kartu," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri uang elektronik Transaksi Nontunai
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top