Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Transaksi E-Commerce di Bank Mandiri Melonjak selama Pandemi

Peningkatan transaksi e-commerce terjadi khususnya untuk segmen lifestlye, misalnya e-commerce pada bidang usaha fesyen, apparel, perangkat elektronik, aksesoris, dan lainnya.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  16:36 WIB
Nasabah melakukan transaksi top-up saldo e-money melalui mesin khusus e-money di salah satu cabang Bank Mandiri, di Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Nasabah melakukan transaksi top-up saldo e-money melalui mesin khusus e-money di salah satu cabang Bank Mandiri, di Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat hingga Mei 2020, terjadi peningkatan yang signifikan untuk transaksi e-commerce.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan selama masa pandemi Covid-19, peningkatan transaksi e-commerce terjadi khususnya untuk segmen lifestlye, misalnya e-commerce pada bidang usaha fesyen, apparel, perangkat elektronik, aksesoris, dan lainnya.

"Peningkatan volume e-commerce di Bank Mandiri hingga Mei 2020 mencapai 135 persen. Selain e-commerce, terjadi juga peningkatan volume transaksi pada sektor market place atau ritel," katanya kepada Bisnis, Rabu (17/6/2020).

Thomas menjelaskan peningkatan transaksi e-commerce tersebut sejalan dengan tren transaksi saat ini mulai menunjukkan peralihan, dari transaksi konvensional menjadi digital.

Di sisi lain, kata Thomas, salah satu sektor utama e-commerce yaitu segmen wisata mengalami penurunan yang signifikan akibat dari adanya pandemi Covid-19 dan belum kembali pulih hingga saat ini.

"Untuk e-commerce sektor wisata seperti OTA [Online Travel Agent], hotel, dan penerbangan merupakan sektor yang paling terdampak selama pandemi ini, di mana volume transaksi mengalami penurunan yang cukup signifikan," jelasnya.

Namun demikian, Thomas mengatakan pihaknya melihat transaksi belanja online di layanan e-commerce dan fintech akan menjadi salah satu layanan potensial ke depannya.

Bahkan diproyeksikan transaksi di segmen ini akan terus meningkat pesat setelah pandemi Covid-19 berakhir.

"Mengingat masyarakat mulai terbiasa untuk beralih dari metode transaksi konvensional menjadi digital karena pembatasan sosial di luar ruang, masyarakat lebih mudah melakukan transaksi secara online baik, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun lifestyle," tuturnya.

Oleh karenanya, lanjut Thomas, Bank Mandiri telah menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan transaksi e-commerce, misalnya, kata Thomas, yaitu dengan melakukan penambahan fitur baru bagi merchant e-commerce Bank Mandiri, seperti fitur direct debit.

"Direct debit merupakan fitur pembayaran secara langsung menggunakan kartu debit Mandiri dengan koneksi host-to-host yang meningkatkan keberhasilan transaksi," jelas Thomas.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan melakukan peningkatan layanan transaksi online dan memberikan promo untuk nasabah, seperti promo cashback untuk nasabah yang melakukan transaksi online di merchant e-commerce Mandiri menggunakan debit/kredit Mandiri.

Promo selama pandemi ini dinilai efektif sekaligus sebagai dukungan terhadap arahan pemerintah, sehingga banyak orang yang akan mengalihkan aktivitas transaksinya menjadi online.

Di samping itu, Thomas menambahkan, Bank Mandiri juga telah mempersiapkan berbagai program promo sponsorship khususnya untuk e-commerce pada sektor wisata setelah pandemi berakhir, di antaranya untuk OTA, hotel, maskapai penerbangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri e-commerce Transaksi Nontunai
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top