Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Suku Bunga BI Jadi 4 Persen, Bankir Segera Sesuaikan Suku Bunga Dana dan Kredit

Berlanjutnya penurunan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate menjadi 4% mendapat sambutan positif dari bankir karena dianggal menjadi momentum untuk menyesuaikan cost of fund dan suku bunga kredit.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  17:36 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Bisnis.com, JAKARTA - Pelaku industri perbankan menyambut baik penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 4,00% yang diumumkan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Hal ini dapat menjadi momentum untuk menyesuaikan cost of fund dan suku bunga kredit lagi.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Jahja Setiaatmadja pun mengatakan perbankan saat ini tengah membantu pelaku usaha yang membutuhkan keringanan dari sisi cicilan dan beban kreditnya.

Dengan turunnya suku bunga acuan, perbankan memiliki ruang untuk dapat menurunakan suku bunga dana pihak ketiga dan mentransmisikannya ke suku bunga kredit.

"Bagus dong. Jadi bank bisa ikut turunkan suku bunga dana pihak ketiga. Jadi bisa bantu bunga kredit terutama yang direstrukturisasi," katanya, Kamis (16/7/2020).

Meski demikian, Jahja tak menampik turunnya suku bunga acuan dan DPK nantinya dapat memperbesar risiko keluarnya dana pihak ketiga.

"Setiap keputusan mana bisa menyenangkan setiap orang. Namun kenapa tidak bertanya kepada nasabah pinjaman. Mereka senang dong," ujarnya.

Sebagai informasi, suku bunga deposito BCA tergolong salah satu yang terendah. Terakhir, BCA kembali menurunkan suku bunga deposito menjadi 3,80%, yang pada awal Juni 2020 masih berada di level 3,95%.

Dihubungi terpisah, Direktur Wholesale Banking PT Bank Permata Tbk. Darwin Wibowo pun mengapresiasi langkah regulator tersebut.

"Namun, ini sudah diekspektasi. Inflasi juga masih rendah. Ini tentu bisa bantu sektor riil juga ke depan. Kami pun akan coba sesuaikan suku bunga deposito dan kredit dengan tetap mengikuti perkembangan pasar," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia perbankan Suku Bunga suku bunga acuan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top