Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Mayapada Tak Revisi Rencana Bisnis 2020

Perseroan lebih fokus pada penjagaan likuiditas karena terjadi penarikan yang cukup besar pada paruh pertama tahun ini.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  13:56 WIB
Bank Mayapada - Ilustrasi/Bisnis.com/David Eka Issetiabudi
Bank Mayapada - Ilustrasi/Bisnis.com/David Eka Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mayapada International Tbk. (MAYA) tidak mengubah rencana bisnis bank (RBB) pada tahun ini.

Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi mengatakan hal tersebut lebih disebabkan oleh target yang sudah konservatif pada awal tahun.

"Pertumbuhan kami flat saja, kondisi pandemi juga belum membaik. Ya paling tumbuh cuma 2 persen, kalau bisa lebih tinggi, kami bersyukur. Yang jelas tidak ada rencana revisi," katanya, Jumat (17/7/2020).

Hariyono menyebutkan perseroan lebih fokus pada penjagaan likuiditas karena terjadi penarikan yang cukup besar pada paruh pertama tahun ini.

Perseroan akan lebih fokus pada peningkatan sosialisasi dan komunikasi dengan nasabah, dan berupaya menawarkan special rate menarik guna menjaga kepercayaan nasabah di tengah pandemi dan isu-isu miring.

Hariyono pun memastikan rencana penyuntikan modal masih akan berjalan tahun ini. Para pemegang saham bersama OJK tengah berkomunikasi secara intens untuk merealisasikannya.

Bank Mayapada mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 9,46 persen pada posisi akhir 2019 dibandingkan dengan 2018 menjadi Rp71,88 triliun.

Pada periode yang sama, cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) juga tercatat tumbuh menjadi Rp2,81 triliun dari posisi akhir 2018 yang sebesar Rp2,08 triliun.

Meskipun demikian, secara total, aset Bank Mayapada tetap tumbuh dari 2018 ke 2019 sebesar 7,4 persen menjadi Rp93,408 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mayapada revisi rbb emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top