Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masuk BUKU II, Bank Yudha Bhakti (BBYB) Optimis Penghimpunan Dana Meningkat

Sekretaris Perusahaan Bank Yudha Bhakti Januar Arifin mengatakan di tengah pandemi Covid-19, saat ini memang ada sedikit penurunan DPK. Meski demikian, perseroan saat ini dalam proses persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk naik ke kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) II.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  19:51 WIB
Bank Yudha Bhakti. - bankyudhabhakti
Bank Yudha Bhakti. - bankyudhabhakti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Yudha Bhakti Tbk. optimis dapat menghimpun dana pihak ketiga (DPK) lebih banyak seiring langkah penguatan modal yang dilakukan perseroan.

Sekretaris Perusahaan Bank Yudha Bhakti Januar Arifin mengatakan di tengah pandemi Covid-19, saat ini memang ada sedikit penurunan DPK. Meski demikian, perseroan saat ini dalam proses persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk naik ke kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) II.

Emiten perbankan berkode saham BBYB ini juga telah mengantongi dana segar senilai Rp150 miliar dari penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Selanjutnya, perseroan juga telah menyampaikan kelengkapan dokumen kepada OJK.

“Insya Allah dalam waktu dekat [resmi naik ke BUKU II],” katanya, Rabu (22/7/2020).

Januar menyampaikan penambahan modal tesebut membuka ruang yang semakin lebar bagi perseroan untuk melakukan ekspansi bisnis. Apalagi, perseroan juga tengah bertransformasi menuju bank digital.

Dengan masuk ke BUKU II, otomatis kepercayaan masyarakat juga semakin tinggi. Selain itu, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) sudah di atas 30% yang merefleksikan kemampuan bank untuk dapat bertahan di waktu yang akan datang.

“Dengan naik BUKU II, harapannya simpanan yang beralih bisa kembali seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat," imbuhnya.

Berdasarkan laporan publikasi bulanan PT Bank Yudha Bhakti Tbk., DPK yang dihimpun perseroan per Mei 2020 senilai Rp3,18 triliun. Nilai tersebut lebih rendah dari posisi akhir 2019 sebesar Rp4,07 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan dana pihak ketiga bank yudha bhakti
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top