Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nasabah Terdampak Covid-19, Margin Dua Bank Syariah Tergerus

Salah satu penyebab penurunan margin adalah restrukturisasi pembiayaan nasabah terdampak Covid-19
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  19:55 WIB
Karyawan menghitung uang rupiah di kantor cabang Bank BCA Syariah di Jakarta, Selasa (7/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menghitung uang rupiah di kantor cabang Bank BCA Syariah di Jakarta, Selasa (7/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Industri perbankan syariah mengalami tekanan cukup berat berupa penurunan imbal hasil atau margin di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

PT Bank BCA Syariah (BCAS) mencatatkan perolehan net imbalan (NI) sebesar 4,58 persen pada semester I/2020 atau naik 0,43 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year/YoY). Sementara itu, net operating margin (NOM) tercatat menurun 0,14 persen YoY menjadi 0,96 persen pada semester I/2020. 

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan pendapatan dari penyaluran pembiayaan dan biaya dana perseroan masih terjaga dengan baik. Meskipun pendapatan dari pembiayaan terdampak Covid-19, perseroan berupaya melakukan penyesuaian biaya dana.  

"Biaya dana juga menyesuaikan turun, sehingga pendapatan BCAS kalau diperhatikan tetap tumbuh dengan sehat," katanya kepada Bisnis, Jumat (31/7/2020). 

Secara terpisah, Direktur BCA Syariah Pranata Nazamuddin mengatakan adanya pandemi Covid-19 telah membuat pendapatan dari penyaluran pembiayaan mengalami penurunan sekitar 0,6 persen. Pengajuan restrukturisasi dari nasabah telah mempengaruhi penurunan margin tersebut. 

Ketika terjadi penurunan pendapatan dari pembiayaan, lanjutnya, perseroan juga menekan biaya dana. Apalagi, sebanyak 75 persen penghimpunan dana perseroan berasal dari deposito. Perseroan mengatur agar deposito tidak memberikan beban yang terlalu besar.  

"Pemerintah kan beberapa kali turunkan suku bunga acuan, kita tekan biaya-biaya dana terutama biaya yang paling besar," katanya. 

PT Bank BNI Syariah juga membukukan perolehan net imbalan pada semester I/2020 adalah sebesar 6,12 persen atau turun cukup signifikan dari realisasi semester I/2019 yang sebesar 7,41 persen. 

Sekretaris Perusahaan PT Bank BNI Syariah Bambang Sutrisno mengatakan net imbalan perseroan relatif menurun karena kondisi pandemi Covid-19 yang membuat diberlakukannya relaksasi kepada nasabah. Adanya relaksasi pada nasabah telah membuat penurunan imbal hasil yang memang didominasi oleh pendapatan dari pembiayaan. 

Hanya saja, porsi dana murah (current account and saving account/ CASA). yang mendominasi penghimpunan dana sebesar 67,83 persen membuat perseroan tetap mampu menjaga penurunan lebih lanjut pendapatan imbal hasil. 

"BNI Syariah masih memiliki struktur CASA yang bagus sehingga masih bisa berkembang walau tidak secepat tahun-tahun sebelumnya," sebutnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah covid-19
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top