Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Jatim Catat Kredit Sindikasi Capai Rp3,2 Triliun

Bank Jatim (BJTM) mencatat masih terdapat penambahan ruang pencairan kredit sindikasi hingga akhir 2020.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 09 Agustus 2020  |  16:57 WIB
Bank Jatim. - JIBI
Bank Jatim. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp3,2 triliun selama semester I/2020.

Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha mengatakan pertumbuhan kredit sindikasi sebesar 68,34 persen secara yoy per Juni 2020. Tahun lalu kredit sindikasi BJTM sebesar Rp1,9 triliun.

Penyaluran kredit oleh BJTM menyasar sektor konstruksi, terutama proyek jalan tol.

"[Untuk] sektor konstruksi, jalan tol terbesar," katanya, Minggu (9/8/2020).

Ferdian mengatakan penyaluran kredit sindikasi pada paruh pertama tahun ini, berasal dari komitmen tahun lalu dengan bank BUMN sebagai lead arranger.

Sampai akhir tahun ini, perseroan masih memiliki tambahan kredit sindikasi senilai Rp475 miliar. Dengan begitu, nilai keseluruhan kredit sindikasi sepanjang tahun ini diperkirakan mencapai Rp3,68 triliun.

Jika dibandingkan kredit sindikasi pada 2019 senilai Rp2,77 triliun, maka kredit sindikasi perseroan pada tahun ini diperkirakan tumbuh 32,85 persen.

Meski begitu, realisasi pertumbuhan ini melambat jika dibandingkan pertumbuhan kredit sindikasi tahun lalu sebesar 118,98 persen.

Ferdian pada April kemarin menyampaikan, meski kredit sindikasi terlihat progresif, tetapi pertumbuhan sudah mulai melambat dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai di atas 100 perseroan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bank jatim kredit sindikasi
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top