Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lampaui Sektor Lain, Kredit Pertambangan Tumbuh Dua Digit

Dikutip dari publikasi OJK pada hari ini (1/9/2020), pertumbuhan kredit perbankan berdasarkan sektor menunjukkan pertambangan mencatat pertumbuhan paling tinggi sebesar 11,29%, di atas sektor lain seperti pertanian, konstruksi, dan pengolahan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 01 September 2020  |  08:25 WIB
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan kredit perbankan pada Juli 2020 mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,53% secara year on year (yoy), membaik dari pertumbuhan pada Juni 2020 sebesar 1,49% yoy.

Dikutip dari publikasi OJK pada hari ini (1/9/2020), pertumbuhan kredit perbankan berdasarkan sektor menunjukkan pertambangan mencatat pertumbuhan paling tinggi sebesar 11,29%. Selanjutnya, sektor pertanian tumbuh 3,31%, konstruksi tumbuh 3,08%, dan pengolahan tumbuh 1,66%.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, pertumbuhan kredit sektor pertambangan pada Juli 2020 lebih tinggi dari angka Juni 2020 sebesar 7,69%. Pertumbuhan kredit sektor pertambangan sebesar dua digit tersebut juga menjadi yang paling tinggi sejak awal tahun.

Secara rinci, kredit sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 3,35% pada Januari 2020. Selanjutnya, tercatat turun 1,28% pada Februari. Kemudian, tumbuh 8,91% pada Maret, tumbuh 4,82% pada April, dan tumbuh 8,23% pada Mei.

Dalam publikasinya, OJK menyampaikan aktivitas ekonomi yang meningkat pasca pelonggaran pembatasan sosial mendorong pertumbuhan kredit perbankan kembali meningkat. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit pertambangan OJK
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top