Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wacana Insentif Pajak Mobil Baru, MTF Waspadai Harga Mobil Bekas Jatuh

Kementerian Perindustrian saat ini sedang mengusulkan relaksasi pajak pembelian mobil baru kepada Kementerian Keuangan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 16 September 2020  |  18:30 WIB
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap kebijakan, ibarat koin yang memiliki dua sisi, tak terkecuali wacana pemerintah membangkitkan sektor otomotif lewat insentif pembebasan pajak mobil baru.

Dari sisi perusahaan pembiayaan atau multifinance, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) tentunya menyambut baik kebijakan ini, dengan tetap mempersiapkan risiko implikasi negatifnya.

Direktur Sales dan Distribusi Mandiri Tunas Finance Harjanto Tjitohardjojo menjelaskan salah satunya, yaitu harga used car atau bekas mobil tersebut diproyeksi jatuh.

"Tujuan pemerintah baik menurut saya, agar industri otomotif bisa tumbuh karena harga lebih terjangkau. Tapi hal yang harus dipertimbangkan [multifinance], yaitu harga jual kendaraan bekasnya akan jatuh," jelasnya kepada Bisnis, Rabu (16/9/2020).

Namun Harjanto optimistis, manfaat kebijakan ini memang besar bagi sektor otomotif dan industri multifinance selaku penopangnya, sementara sisi negatifnya terbilang masih bisa diantisipasi.

"Di leasing itu baru terasa akan terpengaruh, saat unit tarikan dilelang. Harganya bisa turun cukup dalam jika harga bekasnya jatuh. Memang di sisi lain, ini akan membantu pertumbuhan pembelian kendaraan, juga membantu pertumbuhan pembiayaan baru multifinance," tambahnya.

Seperti diketahui, Kementerian Perindustrian tengah mengusulkan relaksasi pajak pembelian mobil baru kepada Kementerian Keuangan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya mengungkap upaya ini diharapkan dapat menstimulus pasar, mendongkrak daya beli masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance mandiri tunas finance pajak mobil
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top