Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laju Inflasi Rendah, BI Tegas Tahan Suku Bunga 4 Persen. Ini Alasannya

BI melihat risiko stabilitas rupiah dalam memutuskan kebijakan suku bunganya meskipun, laju inflasi di dalam negeri lemah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 17 September 2020  |  15:19 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan stabilitas rupiah menjadi pertimbangan utama Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 16=17 September 2020 menahan suku bunga acuan tetap 4 persen meskipun inflasi rendah.

"Saya baca lagi keputusan ini mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas rupiah di tengah rendahnya inflasi," tegas Perry, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, BI tetap mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Dia menambahkan kebijakan bank sentral banyak sekali. Semua kebijakan dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk pendanaan kebutuhan pembiayaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ditetapkan pemerintah.

Terkait dengan suku bunga perbankan, Perry melihat suku bunga deposito dan kredit telah turun. "Dalam kondisi ini, ketersediaan dana lebih menentukan daripada suku bunga," kata Perry.

Selain itu, faktor kredit dari permintaan juga dominan. Menurutnya, sisi permintaan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor a.l. mobilitas manusia, permintaan domestik, konsumsi, ekspor, dan investasi.

"Semuanya juga akan dipengaruhi faktor kecepatan realisasi anggaran, restrukturisasi kredit, subsidi bunga juga, bagaimana kinerja eskpor kedepan," ujar Perry.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia suku bunga acuan
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top