Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Genjot Transaksi Uang Elektronik, BNI Perluas Akseptasi TapCash

BNI berupaya mempertahankan sales volume transaksi uang elektronik di tengah pandemi Covid-19.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 24 September 2020  |  14:41 WIB
Nasabah mengisi form pada operasional terbatas di BNI Cabang Jakarta Kota, Senin (3/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Nasabah mengisi form pada operasional terbatas di BNI Cabang Jakarta Kota, Senin (3/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. terus memperluas akseptasi TapCash untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan pembayaran dengan para mitra.

Sri Indira, General Manager BNI Divisi E-Banking, mengatakan tahun ini cukup menantang bagi perbankan. Adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengurangi penyebaran Covid-19, menyebabkan terbatasnya mobilitas masyarakat.

Hal ini terutama berdampak pada penggunaan uang elektronik berbasis kartu, yang sebagian besar ada di sektor transportasi. Pada kuartal II/2020 misalnya, volume transaksi TapCash mencatat penurunan 41 persen secara yoy.

Indira mengatakan BNI berupaya mempertahankan sales volume transaksi uang elektronik di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mengalihkan transaksi yang sebelumnya untuk transportasi, agar melakukan aktivitas transaksi di merchant ritel.

Sampai saat ini, lanjutnya, BNI mampu mempertahankan pertumbuhan volume transaksi TapCash sebesar 3 persen secara yoy menjadi Rp750 miliar per 31 Agustus 2020. Adapun, jumlah kartu telah mencapai 8 juta pengguna pada periode yang sama, atau tumbuh 23 persen secara yoy.

"Jumlah kartu TapCash dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, tetapi dari sisi sales volume ada perubahan behaviour selama masa PSBB. Sampai saat ini kami bisa mempertahankan peningkatan 3 persen dengan memperluas akseptasi," katanya, Kamis (24/9/2020).

Selain di sektor transportasi, BNI memperluas akseptasi TapCash di merchant ritel, di antaranya, Alfamidi, Alfamart, Indomaret, Circle K, CGV Cinemas, dan FamilyMart.

Saat ini terdapat total 34.000 merchant yang dapat menerima pembayaran dari uang elektronik berbasis kartu tersebut. Selama pandemi akseptasi TapCash di merchant ritel meningkat drastis.

Indira mengatakan potensi penggunaan uang elektronik berbasis kartu masih sangat besar. Untuk itu, perseroan terus memperluas pengguna dan akseptasi TapCash untuk mendukung gerakan nontunai dan membantu program pemerintah di masa pandemi ini.

"Kami semangat mendorong gerakan non tunai di masa PSBB untuk membantu program pemerintah," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni uang elektronik TapCash
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top